Hama Wereng Serang Blora, Areal Pertanian di 8 Kecamatan Rusak Parah

0

BLORA – Di musim hujan seperti sekarang ini, sangat cocok bagi perkembangan hama dan penyakit, tak terkecuali hama wereng, yang biasa menyerang tanaman padi.

Pada awal Januari lalu, diberitakan hama wereng cokelat menyerang tanaman padi yang baru berusia 1,5 bulan di 19 kecamatan di Ngawi.

Kini serangan wereng cokelat juga melanda areal pertanian di kabupaten Blora. Sebanyak 8 kecamatan dari 16 kecamatan di Blora, sudah diserang hama wereng wereng. Delapan kecamatan tersebut yaitu kecamatan Tunjungan, Ngawen, Kunduran, Cepu, Kedungtuban, Banjarejo, Randublatung, dan Sambong.

Sebanyak 1.087 hektare areal tanaman padi rusak akibat serangan hama wereng. Areal pertanian yang paling parah mendapat serangan hama wereng berada di desa Sidorejo kecamatan Kedungtuban.

Kondisi tanaman padi yang dikelola oleh Kelompok Tani Rahayu tersebut rusak parah, sehingga petani mengalami kerugian cukup besar.

“Dari 1.067 hektar yang terkena serangan wereng, sebanyak 1.500 hektar diantaranya, menjadikan tanaman padi menguning,” ujar Hj Reni Miharti, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Blora.

Menurut Reni luasan areal pertanian padi yang diserang wereng batang coklat (WBC) atau nilaparvata lugens stal terus bertambah. Dari awalnya 1.067 hektar, kini sudah mencapai 1.078 hektar.

Untuk menekan serangan hama wereng batang cokelat (WBC) agar tidak terus meluas, pihaknya telah meminta para Penyuluh Pertani Lapangan (PPL) untuk terus melakukan pemantauan, dan pencegahan. (MP)

Loading...