Inilah Beberapa Musuh Alami Penggerek Batang Padi

0

Penggerek batang padi merupakan salah satu hama yang ditakuti para petani padi, bahkan penggerek batang menjadi hama utama tanaman padi di Indonesia. Hama ini biasanya menyerang tanaman padi di semua fase pertumbuhan, mulai dari persemaian sampai menjelang panen.

Untuk pengendalian hama penggerek batang padi ada 5 Teknologi Pengendalian Penggerek Batang Padi (Stem Borer). Salah satu dari 5 cara tersebut yakni menggunakan musuh alami hama penggerek batang. Di lapangan, ditemukan beberapa jenis musuh alami yang bisa menekan perkembangan penggerek batang padi, diantaranya :

Predator

Terdiri dari burung, capung, laba-laba, kepik, dan jangkrik ekor pedang. Burung, Kepik dan laba-laba biasanya memangsa larva dan imago.

Jangkrik ekor pedang (Metioche vittaticollis atau Anaxpha logipennis; Orthroptera: Gryllidae) merupakan jangkrik pemangsa. Predator ini disebut jangkrik ekor pedang karena memiliki ekor seperti pedang. Ciri lain dari jangkrik ekor pedang yaitu mempunyai sungut yang panjang, sehingga dibeberapa tempat jangkrik ini juga disebut jangkrik sungut panjang. Tak hanya jangkrik dewasa saja, jangkrik ekor pedang muda juga jadi pemangsa kelompok telur pengerek batang padi yang rakus.

Parasitoid

Di lapangan ada 3 jenis parasitoid yaitu Telenomus rowani, Trichogramma japonicum dan Tetrastichus schoenobii.

1. Parasit telur Telenomus

Parasit telur Telenomus (Telenomus rowani; Hymenoptera; Scelionidae), merupakan parasit kecil berwarna hitam yang memparasiti telur-telur pengerek batang padi. Tabuhan telenomus biasanya mengincar ngegat betina pengerek batang yang telah siap bertelur, kemudian akan hinggap di ujung perut ngegat betina dewasa, dekat dengan ovipositor (alat untuk meletakkan telur).

Ketika ngegat betina mulai bertelur, Tabuhan telenomus akan segera menitipkan telurnya dengan menyuntikkan kedalam telur-telur yang baru dikeluarkan ngegat betina. Setelah 10-14 hari, yang keluar dari kelompok telur tersebut bukan ulat pengerek batang padi, melainkan tabuhan telenomus baru yang siap mengamankan sawah dari serangan pengerek batang padi. Tingkat parasitasi tabuhan telenomus dilapangan berkisar antara 36%-90%.

2. Parasit Trichogramma

Parasit Trichogramma (Trichogramma japonicum; Hymenoptera; Trichogrammitidae) ini berwarna hitam, lebih kecil dari semut. Parasit Trichogramma sering muncul dari kelompok telur pengerek batang. Parasit ini meletakkan telur dengan menyuntikkan ovipositornya diantara bulu-bulu halus yang menutup telur. Telur parasit diletakkan satu per satu pada tiap telur pengerek batang. Tingkat parsitasi dilapangan berkisar antara 40%.

3. Tetrastichus schoenobii

Tetrastichus schoenobii imago memiliki ciri warna hitam kebiruan. Memiliki antena elbow (menyiku) dengan delapan ruas, dan tarsus empat ruas. Perkembangan hidup larva satu parasitoid memerlukan tiga telur penggerek batang padi. Parasitoid meletakan telur pada telur penggerek dan satu telur parasitoid diletakkan pada satu telur penggerek batang padi dalam kelompok.

Demikian informasi tentang Mengenal Beberapa Musuh Alami Penggerek Batang Padi, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Referensi:
Zainuddin, 2013, Mengenal Musuh Alami Penggerek Batang Padi, Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa

Loading...