Kendalikan Hama Penggerek Ubi jalar Dengan Be-Bas

0

Be-Bas merupakan hasil invensi yang dilakukan oleh Yusmani Prayogo dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Be-Bas merupakan hasil formula biopestisida yang dikemas dalam bentuk bubuk.

Bubuk ini mengandung bahan aktif cendawan entomopatogen Beauveria bassiana yang berperan untuk pembasmi hama tanaman.

Biopestisida ini diklaim memiliki sifat yang mampu membunuh stadia telur serangga, kemampuan inilah yang tidak dimiliki insektisida kimia, karena umumnya insektisida kimia hanya membunuh stadia nimfa/larva dan imago saja, sedangkan stadia telur masih tetap bertahan.

Be-Bas mengandung metabolit atau toksin yang efeknya menyebabkan kematian pada berbagai jenis serangga hama. Beberapa jenis toksin yang dihasilkan dari Be-Bas yaitu Beauvericin, Bassiacridin, Beauverolide, Bassionalide, Bassianin, Oosporein, dan Tenellin.

Masing-masing jenis toksin memiliki kemampuan dalam mematikan tiap jenis serangga inang.

Pengujian produk Be-Bas yang diaplikasikan dengan berbagai metode aplikasi untuk pengendalian hama penggerek umbi jalar di lapangan dapat menekan kerusakan umbi hingga 90%.

Pengaplikasiannya dengan menaburkan serbuk Be-Bas melalui lubang tanam, ditambah perendaman stek ubi jalar selama kurang lebih 30 menit sebelum ditanam.

Selanjutkan aplikasi dengan cara penyemprotan tanaman mulai umur 2 minggu hingga 12 minggu dengan interval penyemprotan 2 minggu dapat menekan kerusakan umbi hingga 90%.

Sumber : Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Loading...