Waktu dan Anjuran Penggunaan Pupuk Organik pada Tanaman

0

Pada artikel sebelumnya yang masih berkaitan dengan artikel ini, saya sarankan untuk juga anda baca yaitu mengenai Dosis Pemupukan Pupuk Organik Padat Pada Tanaman. Tahukah anda, kerja pupuk organik lebih lambat dibandingkan pupuk kimia karena terurainya secara mikrobiologis.

Untuk itu pemberian sedini mungkin pada saat pengolahan lahan atau sebelum benih/bibit disebar atau ditanam akan memberikan dampak yang lebih baik bagi tanaman. Berikut ini waktu pemberian pupuk berdasarkan bentuknya.

Pupuk Organik Serbuk halus/kasar

  • Tanaman semusim = saat pengolaja lahan (1-2 minggu sebelum tanam), saat tanam (bersamaan dengan penanaman benih/bibit),
  • Tanaman tahunan = saat pindah lapang pada dasar lubang tanam, tiap tiga atau enam bulan sekali untuk pemeliharaan

Pupuk Organik Butiran dan Pelet

  • Tanaman semusim = saat tanam (bersamaan dengan penanaman benih/bibit),
  • Tanaman tahunan = saat pindah lapang pada dasar lubang tanam, tiap tiga atau enam bulan sekali untuk pemeliharaan

Pupuk Organik Tablet

  • Tanaman tahunan = saat pindah lapang pada dasar lubang tanam, saat tiga atau enam bulan sekali untuk pemeliharaan

Anjuran Pemupukan

Beberapa anjuran agar pupuk organik yang diaplikasikan lebih afektif adalah debagi berikut.

A. Serbuk halus tidak efektif diaplikasikan dengan cara ditebar karena akan banyak terbuang terbawa angin (seperti pemupukan pada tanaman padi).

B. Sebisa mungkin aplikasinya dibenamkan/tertutup tanah. Hal ini untuk menghindari kandungan unsur yang langsung tersedia bagi tanaman hilang karena proses penguapan (unsur N dan K).

Selain itu, populasi mikroorganisme tanah lebih tinggi pada lapisan tanah bagian atas maka pembenaman juga akan mempercepat proses penguraian sehingga unsur hara yang keluar akan menjadi cepat tersedia bagi tanaman.

C. Pupuk organik dengan dosis aplikasi rendah, penempatannya jangan terlalu jauh dari akar atau tidak melebihi lingkaran daun terluar.

D. Penggunaan dengan tujuan perbaikan lahan seperti tanah marginal dan reklamasi, pupuk organik bentuk serbuk dengan dosis tinggi akan lebih efektif dalam mengembalikan kesuburan tanah dibandingkan bentuk butiran, pelet, atau tablet.

E. Lahan pertanian dengan curah huja tinggi seperti di pegunungan, pemberian pupuk organik sangat dianjurkan untuk mengurangi hilangnya pupuk kimia (leaching) akibat curah hujan tinggi.

Baca : Cara Aplikasi Pupuk Organik Padat Pada Tanaman

Demikianlah informasi Waktu dan Anjuran Penggunaan Pupuk Organik pada Tanaman, semoga bermanfaat bagi Anda. Segala macam kritik, saran, dan pertanyaan bisa disampaikan via email di tim.unsurtani@gmail.com atau melalui kolom komentar. Terima kasih sudah mampir di unsurtani.com.

Loading...