Agrisoy Pupuk Hayati Untuk Kedelai Dilahan Masam dan Non Masam

0

Unsurtani.com – Upaya peningkatan produksi kedelai melalui perluasan areal panen dan peningkatan produktivitas bergantung pada penyediaan pupuk kimia dalam jumlah cukup, diantaranya adalah pupuk kimia sumber hara N. Tanaman kedelai, untuk menghasilkan 1,0 ton biji/ha membutuhkan hara N sebanyak 67 kg.

Penyediaan hara N dari pupuk kimia menghadapi masalah semakin langka dan meahalnya harga gas alam sebagai bahan baku utamanya, sehingga perlu dicari pupuk alternatif sumber hara N yang relatif murah, diantaranya adalah bakteri Rhizobium pembentuk bintil akar yang mampu menambat N-udara dalam jumlah signifikan.

Pada kondisi optimal, kebutuhan hara N tanaman kedelai dapat dipasok dari penambatan N-udara oleh Rhizobium dalam bintil akar. Permasalahan yang dihadapi dalam pemanfaatan penambahan N-udara oleh Rhizobium dalam bintil akar adalah populasi bakteri Rhizobium dalam tanah sangat rendah, khususnya dilahan masam yang potensinya sangat luas.

Badan Litbang Pertanian telah menemukan bakteri Rhizobium yang mampu memacu pembentukan bintil akar, menambat nitrogen dengan baik, memperbaiki pertumbuhan tanaman dan menghemat penggunaan pupuk N lebih dari 75%baik dilahan masam maupun non masam yang belum pernah ditanami kedelai.

Keunggulan Agrisoy

Pupuk hayati Agrisoy (semula diberi nama “Iletrisoy”) mengandung tiga isolat bakteri penambat N Brady rhizobium japonicum yang efektif dan toleran masam hingga pH 4 berkadar Mn 100 ppm, Fe 300 ppm, dan AI 400 uM.

Mampu menggantikan kebutuhan pupuk urea lebih dari 75% pada tanaman kedelai di tanah masam dan non masam.

Formula pembawanya terdiri atas campuran gambut dan arang kayu menghasilkan lingkungan tumbuh yang baik dan viabilitas tinggi bagi mikroba, sehingga keefektifannya tetap terjaga hingga penyimpanan 6 bulan pada suhu kamar.

Komposisi

Agrisoy berisi tiga jenis isolat bekteri Penambat N (Brady rhizobium) dan penambat P yang dikemas dalam bahan pembawa berkualitas, dengan populasi bakteri mencapai 10 pangkat 7 – 10 pangkat 8 sel/gram bahan.

Dosis dan Cara Penggunaan

Agar efektif, dianjurkan menggunakan Agrisoy sebanyak 0,2-0,3 kg untuk 40-50 kg benih kedelai/ha.

Penggunaannya sangat mudah:

  • Benih dimasukkan kedalam ember,
  • Benih dibasahi dengan air secukupnya,
  • Agrisoy ditaburkan kedalam biji dan diaduk sampai merata di tempat teduh,
  • Benih ditanam secara tugal dan ditutup dengan tanah.

Untuk memberikan hasil kedelai yang maksimal, selain menggunakan Agrisoy perlu pupuk sebagai berikut:

Pupuk NPK rekomendasi

Hasil Pengujian Dilapangan

0,5 NPK + Pukan

Demikian informasi tentang Agrisoy Pupuk Hayati Untuk Kedelai Dilahan Masam dan Non Masam. Semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...