Apa yang dimaksud Dengan Kesuburan Tanah?

0
Apa yang dimaksud Dengan Kesuburan Tanah?

Tanah dapat dikatakan subur jika tanaman yang ditanam di atasnya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan produksinya tinggi sepanjang tahun. Jadi kesuburan tanah adalah istilah yang menunjukkan tingkat subur atau tidaknya tanah untuk pertanian.

Kesuburan tanah dibagi menjadi dua kategori yaitu kesuburan tanah aktual dan kesuburan tanah hakiki (asli/alamiah). Kesuburan tanah potensial, yaitu kesuburan tanah maksimum yang dapat diperoleh dengan campur tangan manusia melalui penerapan teknologi tepat guna.

Kesuburan tanah terkait dengan kandungan semua unsur hara di dalam tanah yang diperlukan oleh tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanah dikatakan mempunyai tingkat kesuburan tinggi/baik jika tanah tersebut mapu menyediakan semua unsur hara yang diperlukan tanaman, sedangkan tanah dikatakan kurang subur jika tanah tersebut tidak mampu menyediakan semua unsur hara yang diperlukan tanaman.

Kadar hara dalam tanah secara akurat hanya dapat ditentukan dengan melakukan analisis laboratorium secara lengkap, baik terhadap sifat fisik, kimia, maupun biologisnya. Di lapangan tingkat kesuburan tanah dapat diperkirakan dengan memperhatikan keragaan/visualisasi tanaman.

Ada beberapa komponen yang berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah yaitu sifat fisik tanah, sifat kimia tanah, sifat biologi tanah, serta faktor eksternal dan interaksi diantaranya.

Sifat fisika tanah yang penting yang berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah antara lain tekstur dan struktur tanah. Tekstur tanah yang dikenal kasar sampai halus. Semakin halus tekstur tanah, semakin banyak air yang dapat diikat, sehingga tanaman dapat tumbuh subur.

Tanah yang kasar berpasir sangat poros, sehingga air cepat hilang melalui infiltrasi, akibatnya tanah cepat kering. Struktur tanah ada yang keras sampai remah/gembur. Tanah yang gembur akan memberikan ruang yang baik bagi perkembangan akar tanaman secara optimal.

Sifat kimia tanah yang penting diperhatikan adalah nilai pH, keasaman atau kebasaan, dan kandungan unsur hara di dalam tana. Nilai pH optimum adalah sekitar 6-7, pada pH tersebut ketersediaan sebagia besar hara adalah optimum. pH tanah kurang dari 5 (tanah masam), hara meracun banyak yang melarut, kadar Fe dan AI larut tinggi, dan mengakibatkan kadar kation tukar dan P rendah. Sebaliknya pada pH basis (pH > 7) kelarutan Ca dan Mg tinggi yang menyebabkan kadar P rendah.

Sifat biologi tanah adalah sifat tanah yang mendukung untuk hidup dan berkembangnya mahkluk hidup baik tumbuhan maupun hewan dari yang besar hingga yang sangat kecil (mikroorganisme) di dalam tanah. Jamur, bakteri dan makro tauna lainnya sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanah. Berdasarkan ukuran dikenal makro fauna, meso fauna, dan mikro fauna. Keberadaan mereka ada yang menguntungkan dan adapula yang merugikan. Beberapa parameter sifat biologi tanah digunakan sebagai parameter lingkungan misalnya BOD, aktivitas dehidrogenasi, dan COD.

Faktor eksternal yang mempengaruhi tingkat kesuburan tanah adalah iklim. Komponen iklim tersebut dalam wujud intensitas sinar matahari, curah hujan, tingkat kelembapan, dan kecepatan angin. Selain iklim, ada juga faktor bahan induk, campur tangan manusia, topografi, dan vegetasi.

Jadi kesuburan tanah harus dipertahankan agar tetap terjaga baik, sehingga usaha tani yang dilakukan di atasnya dapat memberikan hasil yang tinggi. Berikut cara yang tepat untuk mengetahui tingkat Kesuburan tanah.

Baca : Mengenal Pupuk Organik Padat dan Manfaatnya Bagi Kesuburan Tanah

Demikian informasi tentang Apa yang dimaksud Dengan Kesuburan Tanah?, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...