Cara Agar Pengisian Bulir Padi Berbobot (Bulir Padi Bernas)

0

Unsurtani.com – Bagaimana cara agar pengisian bulir padi berbobot atau bernas sampai ke pangkal (bulir terisi semua)? Agar produksi padi maksimal, tentu perlu dilakukan beberapa penanganan khusus. Kebutuhan akan unsur hara harus terpenuhi dengan baik dan pengendalian OPT secara tepat, bulir padi pun akan terisi secara optimal.

Ada berbagai permasalahan mengenai bulir padi, misalnya anakan banyak dan malai panjang, namun pengisian bulir tidak maksimal atau bulir terisi namun tidak bernas, produksi optimal tetap tidak akan tercapai.

Duet aplikasi kebutuhan unsur hara tanaman secara lengkap disertai dengan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara tepat dapat mengoptimalkan pengisian bulir. Tidak hanya terisi, tapi juga padat.

Menurut Dr. Sarlan Abdulrachman, Peneliti Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Sukamandi, Subang, Jabar, mengatakan, pemupukan difokuskan untuk meningkatkan hasil, sedangkan pestisida untuk mengatasi serangan OPT yang secara tidak langsung bisa mempengaruhi peningkatan hasil.

Pemberian Nutrisi Tepat

Kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan tanaman padi bisa diibaratkan dengan kebutuhan nutrisi lengkap pada manusia. Jika manusia membutuhkan karbohidrat, vitamin, protein, dan mineral untuk menjaga kebugaran tubuh, padi pun juga demikian.

Selama masa pertumbuhan, padi setidaknya membutuhkan 13 unsur hara esensial. Selain unsur hara makro primer berupa N, P, dan K, masih ada hara makro sekunder berupa Ca, Mg, dan S, serta hara makro berupa Fe, Mn, Mo, B, Cu, Zn, dan Cl.

Setiap hari saja, manusia membutuhkan nutrisi lengkap untuk beraktivitas dengan baik. Apalagi ketika ibu hamil, tubuh tentunya membutuhkan nutrisi lebih banyak untuk menjaga kesehatan ibu dan mengoptimalkan pertumbuhan janin yang dikandungnya. Begitu juga dengan padi, hasil akhir yang diharapkan adalah malai yang panjang dan terisi penuh, montok sehingga kualitas dan kuantitas panen meningkat.

Sedangkan pemberian pupuk harus diberikan tepat waktu karena kalau salah waktunya, pupuk tidak akan ada gunanya. Nah, saat yang tepat itu adalah PI (Panicle Initiation) atau sebelum tanaman bunting. Biasanya ketika padi berumur sekitar 42-43 hari setelah tanam (HST).

Lalu, unsur apa yang paling berpengaruh bagi pengisian bulir tersebut? yang paling berperan adalah kalium dan kalsium. Dalam pemupukan, kalium berperan dalam menjamin ketahanan dan kekuatan tanaman, merangsang pertumbuhan akar, dan meningkatkan kualitas bulir padi.

Sementara kalsium memang bagus untuk tanaman serealia, Kalsium ini bagus untuk mempertebal dinding sel, nantinya akan tahan rebah, terus daya simpannya nanti juga akan bagus. Kalsium juga mengatur metabolisme ketersediaan hara dalam tanaman. Namanya metabolisme itu intinya memasak. Nah, kalsium berperan mempercepat pemasakan supaya cepat tersedia bagi tanaman dengan mengatur pH tanah. Kebutuhan kalsium dan kalium inilah yang harus dipenuhi saat tanaman memasuki masa generatif.

Dosis Pemupukan

Lalu berapa dosis pemberian unsur makro N,P dan K dalam 1 ha? Kebutuhan NPK utk padi sebesar 135 kg pupuk Nitrogen/ha, 36 kg P2O5 dan 30 Kg K2O, agar bernas sampai ke ujung berikan fungisida berbahan aktif difekonazol dan azroksitrobin pada saat 60 HST, 70 Hst dan 80 Hst tambahkan juga pupuk pelengkap seperti MKP dan Gandasil B

Hindari padi berbunga 60 hari setelah tanam ketika bulan purnama, karena gravitasi bulan bisa menarik putik dan benang sari dari malai sehingga tidak terjadi pembuahan. Semprot dengan air kelapa batang padi ketika batang padi sudah gembung mau berbunga. Kalium pada air kelapa sangat membantu proses pembuahan bulir padi.

Simak artikel terkait lainnya:

Demikian informasi tentang Cara Agar Pengisian Bulir Padi Berbobot (Bulir Padi Bernas), semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...