Cara Menentukan Kualitas Pupuk Organik Padat

0
Cara Menentukan Kualitas Pupuk Organik Padat - Unsurtani

Pupuk adalah bahan yang akan terurai menjadi unsur hara apabila diberikan ke dalam tanah atau lewat daun. Misalnya pupuk TSP/SP-36 jika diberikan ke dalam tanah akan menghasilkan unsur P yang sangat berguna bagi pertumbuhan tanaman.

Pupuk ada dua jenis yaitu pupuk organik (sisa tanaman atau otoran hewan) dan pupuk anorganik (pupuk buatan pabrik seperti urea, KCI, TSP, dll).

Pupuk organik merupakan pupuk yang tidak dihasilkan oleh manusia, kadar unsur haranya relatif rendah, reaksinya terhadap tanaman lambat. Misalnya: pupuk kompos, pupuk kandang, pupuk hijau, dll.

Pupuk organik ada dua jenis yaitu pupuk organik cair dan pupuk organik padat. Berbicara mengenai pupuk organik padat, sekarang ini sudah ada beragam bentuk dan kegunaannya masing-masing. Simak juga Jenis dan Kegunaan Pupuk Organik Padat.

Untuk mengetahui kualitas suatu pupuk organik padat, ada beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk mengetahuinya. Berikut ini Cara Menentukan Kualitas Pupuk Organik Padat.

1. Mencium Baunya

Pupuk organik yang baik selalu berbau harum seperti bau tanah, yang menandakan bahwa proses fermentasi aerobiknya sudah selesai.

Jangan digunakan dulu bila baunya masih seperti kotoran atau bau pesing karena ini akan menimbulkan fermentasi lanjutan dalam tanah yang bisa menyebabkan terganggunya pertumbuhan tanaman.

2. Melihat Warnanya

Warna kehitam-hitaman seperti warna humus menandakan bahwa pupuk organik tersebut sudah benar-benar matang. Warna yang masih coklat atau kehijau-hijauan tanda proses fermentasi belum selesai.

3. Tes Dengan Kantong Plastik

Tes kantong plastik bisa melakukan tes sederhana dengan memasukkan produk tersebut dalam kantong plastik dengan keadaan lembap (bila produk kering, dibasahi dulu kira-kira kadar airnya 20%), ditutup rapat-rapat kedap udara, dan dibiarkan dalam suhu kamar selama 1 minggu.

Bila bentuknya masih baik dan baunya masih tetap seperti bau tanah, menandakan bahwa pupuk organik tersebut sudah benar-benar matang.

4. Melakukan Tes Perkecambahan

Pupuk organik yang benar bila diatasnya ditaruh benih sehat, maka benih bisa tumbuh dengan baik.

5. Memperhatikan Suhu

Pupuk organik yang sudah matang mempunyai suhu rendah yang stabil walaupun disimpan dalam waktu yang lama. Kita bisa mencobanya dengan memasukkan tangan disela-sela tumpukan karung pupuk. Pupuk yang bagus, akan terasa dingin ditangan.

6. Melakukan Tes Gumpalan

Ambil segenggam pupuk organik dalam kondisi lembap, kemudian remas dengan kuat, maka pupuk organik murni akan mudah sekali menggumpal, tetapi juga mudah sekali terurai.

Pupuk organik yang ditambahi bahan lain seperti clay (semacam serbuk liat untuk memudahkan granulasi) dan dolomit terlalu banyak, setelah dikepal akan sulit kembali terurai.

7. Tes Fisik

Pupuk organik yang benar adalah yang tidak terlalu keras sehingga mudah terurai di dalam tanah dalam tempo yang singkat.

Kebanyakan pupuk organik granul disetting dengan bentuk yang kering dan keras, tapi apalah artinya kalau membutuhkan waktu yang lama untuk bisa dimanfaatkan oleh tanaman, apalagi bila untuk tanaman semusim.

Baca juga : Cara Aplikasi Pupuk Organik Padat Pada Tanaman

Demikian informasi tentang Cara Menentukan Kualitas Pupuk Organik Padat, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...