Tips Memilih Bibit Itik Petelur dan Pedaging yang Baik

0

Usaha peternakan itik petelur memiliki beberapa keunggulan apabila dibandingkan dengan usaha peternakan ayam. Nilai jual telur itik lebih tinggi dibandingkan dengan ayam ras karena telur itik dijual dengan harga butiran.

Selain itu, ternak itik lebih mampu mencerna ransum dengan serat kasar yang lebih tinggi, sehingga harga pakan dapat lebih murah. Dibandingkan dengan ayam kampung, itik memiliki produktivitas telur yang lebih tinggi dan lebih menguntungkan apabila dipelihara secara intensif terkurung sepenuhnya.

Sedangan, seiring dengan berkembangnya jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat dari daging ayam ras ke daging itik, maka kebutuhan daging itik dari tahun ke tahun terus meningkat.

Perubahan pola konsumsi masyarakat tersebut didasari oleh meningkatnya kesadaran akan hidup sehat, yaitu menghindari konsumsi daging dengan kandungan lemak yang tinggi seperti daging ayam ras dan menggantinya dengan daging itik yang memiliki kandungan lemak yang lebih rendah.

Meningkatnya permintaan daging dan tekur itik tersebut merupakan peluang bagi usaha peternakan itik pedaging. Banyak para pelaku usaha yang sudah sukses dalam bisnis ini. Namun, bagi anda yang baru akan mulai beternak itik, berikut ini beberapa tips yang bisa jadi acuan dalam memilih bibit itik petelur atau pedaging.

Kriteria pemilihan bibit itik sebagai penghasil telur diantaranya, yaitu:

  • Memiliki tubuh yang ramping (tidak gemuk),
  • Leher kecil, panjang, dan bulat seperti rotan,
  • Kepala kecil dan mata bersinar,
  • Sayap menutup badan secara rapat,
  • Ujung sayap tersusun rapi di pangkal ekor, bulu halus, rapi, dan tidak kusut,
  • Kaki kokoh

Persyaratan dalam memilih itik jantan umur 1-7 hari sebagai itik pedaging antara lain:

  • Bobot minimal 40 gram,
  • Tubuh tegap, mata jernih, kaki kokoh, tidak cacat, dan tidak buta,
  • Bulu bersih dan kering,
  • Nafsu makan besar,
  • Bebas dari penyakit unggas

Pakan merupakan faktor yang sangat menentukan dalam usaha peternakan itik, karena 60-70% biaya produksi adalah biaya pakan. Oleh karena itu, peternak harus memahami teknik pemberian pakan itik agar tidak mengalami kerugian.

Itik yang dipelihara dengan cara digembalakan akan mencari pakan sendiri secara alami di sawah-sawah atau pematang-pematang. Akan tetapi, apabila itik dikandangkan atau dipelihara secara intensif maka pakan menjadi faktor penting untuk diperhatikan.

Simak juga Jenis Itik Petelur Yang Banyak diternakan di Indonesia

Demikian informasi tentang Ciri-ciri Bibit Itik Petelur dan Pedaging yang Baik. Semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...