Mengatasi Hama Wereng Coklat Pada Padi (Brown Planthopper)

0

Unsurtani.com – Untuk mengatasi hama Wereng Coklat (WCk) pada padi sebenarnya jika dilakukan pemantauan dan penanganan sejak dini akan mudah untuk diatasi.

Wereng coklat merupakan salah satu hama utama tanaman padi di Indonesia sejak pertengahan tahun 1970-an. Ini merupakan konsekuensi dari penerapan sistem intensifikasi padi (varietas unggul, pemupukan N dosis tinggi, penerapan IP>200, dsb).

Pemakaian pestisida yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah PHT (tepat jenis, tepat dosis, dan tepat waktu aplikasi) juga turut memicu ledakan hama wereng coklat.

Berdasarkan pada tingkat kerusakan, serangan hama wereng coklat dapat meningkatkan kerugian hasil padi dari hanya beberapa kuintal gabah sampai puso.

Tak hanya itu saja, wereng coklat juga merupakan vektor penyakit virus kerdil rumput dan kerdil hampa. Dengan menghisap cairan dari dalam jaringan pengangkutan tanaman padi, WCk dapat menimbulkan kerusakan skala ringan hingga berat pada hampir semua fase pertumbuh, mulai fase bibit, anakan, hingga fase masak susu (pengisian bulir).

Gejala tanaman padi yang terserang wereng coklat dapat diamati dari daun-daun yang mulai menguning, kemudian tanaman padi mengering dengan cepat (seperti terbakar). Gejala ini biasa dikenal dengan sebutan hopperburn.

Dalam suatu persawahan, gejala hopperburn terlihat seperti bentuk lingkaran (Gambar. 2), yang menunjukkan pola penyebaran serangan wereng coklat yang dimulai dari satu titik, kemudian meyebar ke segala arah dalam bentuk lingkaran. Dalam kondisi seperti demikian, populasi wereng coklat biasanya sudah sangat tinggi.

Gambar 2. Serangan Hama Wereng Coklat Meluas

Wereng coklat bisa dikendalikan dengan menggunakan varietas tahan dengan penanaman padi yang jarak tanamnya tidak terlalu rapat, kemudian bisa dilakukan pergiliran varietas, dan penggunaan insektisida juga cukup efektif untuk pengendalian hama ini.

Varietas padi yang tahan terhadap wereng coklat tergantung pada biotipe yang berkembang di suatu ekosistem. Daerah-daerah endemik wereng coklat biotipe 1, dapat menggunakan varietas Memberamo, Widas, atau Cimelati.

Baca juga Pengendalian Penyakit Kerdil Hampa dan Kerdil Rumput Akibat Wereng Cokelat

Sedangkan untuk biotipe 2 dan 3, Memberamo, Cigeulis dan Ciapus (lihat Daftar Varietas Unggul Padi pada CD ROM Bank Informasi Teknolog Padi).

Berbagai insektisida yang efektif antara lain yang berbahan aktif amitraz, bupofresin, beauveria bassiana 6.20×1010 cfu/ml, BPMC, fipronil, amidakloprid, karbofuran, karbosulfan, metolkarb, MIPCI, propoksur, atau tiametoksan.

Baca juga 5 Teknologi Pengendalian Penggerek Batang Padi (Stem Borer)

Demikian informasi mengenai bagaimana Mengatasi Hama Wereng Coklat Pada Padi (Brown Planthopper). Jika ada kritik dan saran jangan sungkan untuk menghubungi kami via email di tim.unsurtani@gmail.com. Terima kasih.

Loading...