Mengatasi Ikan Lele Terserang Penyakit Jamur Saprolegnia SP

0

Unsurtani.com – Cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini, dalam budidaya ikan lele, perawatannya harus lebih ditingkatkan. Karena tanpa kita sadari akibat cuaca yang tak menentu justru penyakit banyak bermunculan dan sering menyerang lele, salah satunya yaitu Jamur Saprolegnia SP.

Jamur Saprolegnia SP merupakan jenis jamur air tawar, yang untuk tumbuh dan berproduksi sangat bergantung terhadap adanya air. Jamur ini juga dikenal dengan sebutan “jamur air dingin”, karena mampu berkembang dengan baik di suhu yang dingin atau lembab.

Berikut ini Penyebab Munculnya Penyakit Jamur Pada Ikan Lele

Jamur Saprolegnia ini dapat terlihat jelas pada lele yang mati akibat jamur ini, karena jamur ini memakan jaringan organik yang sudah mati.

Berikut ini Ciri-ciri Lele Terserang Penyakit Jamur Saprolegnia SP

Namun pada lele yang masih hidup, jamur ini memakan jaringan yang terbuka akibat luka yang terinfeksi oleh bakteri seperti borok, akibatnya lele yang sudah terinfeksi pertam-tama seperti keluar jamur yang kemudian menyebar keseluruh bagian tubuh ikan lele dan kemudian lele bisa mati.

Untuk pencegahannya bisa melakukan hal berikut:

  • Lakukan perawatan air secara rutin/intensif. Berikan kricikan air agar air yang kotor dapat terbuang di buangan air.
  • Berikan probiotik atau obat rabal (ramuan herbal) untuk pemeliharaan air kolam.
  • Segera ganti air kolam bila kualitas air sudah jelek dan berbau. Bisa mengganti 50% air di kolam, jika bau sangat menyengat bisa mengganti sampai 75%.
  • Untuk pemberian pakan/pelet sebaiknya diseduh dulu menggunakan air hangat dan campur dengan probiotik setelah 10 menit bisa diberikan ke lele.

Cara pengobatan Penyakit Jamur

Ada beberapa cara pengobatan penyakit jamur yang perlu dilakukan diantaranya yaitu:

1. Menggunakan Kalium Permanganat (PK)

Penggunaan Kalium permanganat (PK) bisa membantu dalam membunuh berbagai macam parasit dengan merusak dinding-dinding sel mereka melalui proses oksidasi.

Kalium permanganat (PK) merupakan oksidator kuat yang biasa digunakan dalam mengobati beberapa penyakit lele akibat ektoparasit dan infeksi bakteri atau jamur terutama pada ikan-ikan di dalam kolam.

Cara Penggunaannya

Larutkan PK kedalam 10 liter air dan campurkan sedikit serbuk PK, kemudian aduk hingga merata. Setelah itu, ikan lele yang terkena jamur tersebut direndam dalam air tersebut selama 30 menit. Jika dalam kolam banyak ikan yang sudah terinfeksi, maka dapat dilakukan dengan menebarkan larutan PK tersebut ke dalam kolam.

2. Menggunakan Garam Dapur

Pada dasarnya ikan memiliki konsentrasi garam sekitar 1% didalam tubuhnya, sedangkan pada air tawar biasanya mempunyai konsentrasi garam sebesar 0,1%.

Pada saat ikan berada di dalam air akan terjadi gradien tekanan osmotik antara ikan dengan air sebagai lingkungannya. Yang melalui proses difusi ikan mengeluarkan garam dan masuknya air tawar.

Dalam mempertahankan fungsi seluler yang tepat, ikan secara terus menerus harus mengganti kandungan garam yang hilang dan mengeluarkan kembali air tawar yang berlebih pada tubuhnya.

Hal ini disebut dengan proses osmoregulasi, proses ini membutuhkan energi bagi ikan. Pada ikan yang sakit energi yang dikeluarkan ini akan mengakibatkan penurunan stamina ikan sehingga efeknya lebih rentan terhadap serangan parasit dan jamur yang merugikan.

Cara Penggunaannya

Larutkan 3 sendok garam pada 10 liter air, bila perlu bisa ditambahkan sedikit cuka, lalu rendam ikan lele yang terkena penyakit jamur tersebut selama kurang lebih 15 menit. Angkat kembali ikan dan kemudian dipisahkan dari ikan yang lainnya. Hal ini bertujuan supaya ikan yang terkena penyakit jamur tidak menyebar.

Apabila ikan lele yang terjangkit penyakit jamur ada banyak, maka dapat menebarkan garam kekolam dengan kadar 3 sendok per meter persegi atau lebih baik mengganti air dan memisahkan ikan yang sakit ketempat yang lain agar penyakit jamur tidak berkembang lagi.

Loading...