Pengendalian Hama Kutu Perisai Pada Tanaman Ubi Kayu (Singkong)

0

Unsurtani.com – Batang tanaman ubi kayu yang terserang kutu perisai, daunnya akan menunjukkan gejala kuning dan rontok.

Pada serangan yang parah, sebagian besar batang tertutup oleh kutu tersebut sehingga tanaman akan menjadi kerdil, pangkal dan pucuk tanaman menjadi mati.

Meskipun dapat menyerang daun, namun umumnya menyerang batang. Kerugian yang dirasakan adalah berkurangnya bagian batang yang dapat digunakan untuk perbanyakan bibit.

Serangan terparah terjadi pada musim kemarau, yang diperburuk dengan adanya stres kekeringan.

Bioekologi

Serangga betina berbentuk remis dan tertutup dengan ekresi lilin berwarna putih. Pada serangga jantan, kaki dan sayapnya berkembang sempurna. Seekor betina mampu memproduksi sekitar 47 butir telur yang diletakkan antara tutup perisai dan kelenjar kapas.

Telur-telur akan menetas dalam 4 hari. Nimfa satu sangat aktif dan menyebar, 11hari kemudian terjadi proses ganti kulit dan muncul nimfa yang immobile (diam). Setelah 4 hari imago betina muncul dan memulai proses oviposisi dalam 1-2 hari. Satu generasi berlangsung dalam 22-25 hari.

Pengendalian

  • Kultur Teknis: Menggunakan bibit yang bebas kutu perisai, memotong dan membakar bagian tanaman yang terinfestasi.
  • Biologis: Menggunakan musuh alami, pemangsa Chilocorus distigma (Coccinelidae) untuk A.albus. Parasit Aspidoiphagus citrinus dan Signiphora sp. untuk A. albus.
  • Pengendalian Kimiawi: Terutama pada musim kemarau, menggunakan insektisida sistemik dengan bahan aktif parathion efektif untuk membunuh imago.

Simak juga Pengendalian Hama Kepinding Tepung (Mealybug) Pada Tanaman Singkong

Demikian informasi tentang Pengendalian Hama Kutu Perisai Pada Tanaman Ubi Kayu (Singkong). Semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...