Alpukat Wina, Berukuran Jumbo dan Daging Buah Super Tebal

0
Wina, Alpukat Jumbo Memiliki Daging Buah Super Tebal (Foto by Detikcom)

Unsurtani.com – Wina merupakan jenis aplukat yang memiliki ukuran di atas normal. Ukuran jumbonya mengalahkan jenis alpukat lain. Namun, disamping ukurannya yang spesial, wina si alpukat jumbo yang banyak dibudidayakan di semarang ini ternyata mempunyai cerita yang sedikit unik.

Turmanto adalah orang yang pertama kali mempunyai gagasan untuk membudidayakan alpukat jenis ini di desanya. Katika itu, ia sedang menikmati jalan-jalan sore.

Matanya tertuju ke pohon alpukat yang kira-kira usianya sudah sangat tua. Pohon alpukat tersebut sangat besar dan berbuah lebat, bahkan memiliki ukuran yang tidak seperti alpukat biasa.

Karena pohon itu terletak di halaman hotel wina, turmanto ragu untuk melihatnya lebih dekat. Namun suatu ketika, ia melihat ada buah yang jatuh dan membusuk, kemudian di mengambil biji dan menamnya. Setelah tumbuh dia pun memberitahukan kepada teman-temannya di kelompok tani Alpukat Berkah Jaya. Nah semenjak itu, alpukat ini dinamai dengan alpukat Wina, sesuai dengan hotel tempatnya tumbuh.

Simak juga Teknik Membuat Pohon Mangga Berbuah Diluar Musim (Off-Season)

Alpukat wina tersebut kemudian banyak dibudidayakan dan dikembangkan untuk pembibitan super unggul. Micro cutting menurut Saryono ketua kelompok tani Alpukat Berkah Jaya, adalah cara untuk perbanyakan tanaman secara vegetatif yang memungkinkan tanaman bisa memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap.

Dengan teknik ini bisa menghasilkan bibit dengan jumlah besar dalam waktu singkat dan sifat bibit identik dengan induknya. Awalnya memang tidak mudah untuk mendapatkan bibit dengan teknik ini, manun dengan serangkaian ujicoba, kelompok tani ini berhasil membuat bibit alpukat wina yang mempunyai ukuran jumbo, daging tebal, lembut, gurih dan manis.

Sekarang alpukat yang buahnya bisa mencapai hampir 2 kg ini banyak ditanam oleh warga Desa Jetis, Bandungan-Semarang. Pohon ini bisa berbuah dalam waktu 4 tahun. Bahkan anggota dari kelompok tani ini bisa menanam 5 pohon di rumahnya dan setiap pohon dapat menghasilkan 1 ton buah alpukat.

Karena masa matangnya cukup lama, yaitu bisa mencapai 15 hari setelah di petik sehingga alpukat jenis ini sangat cocok untuk komoditas ekspor. Bahkan kelompok tani Alpukat Berkah Jaya sudah mengekspornya ke Belanda dan Singapura.

Kini, buah dengan warna hijau yang mempunyai ukuran yang jumbo ini di tanam di Desa Wisata Buah yang pada waktu itu diresmikan oleh PT. Sido Muncul, Kementrian Pertanian dan Pemda. Pohon alpukat wina ini ditanam di Dusun Krajan sebanyak 2 ribu pohon.

Alpukat ini memang memerlukan waktu berbuah yang cukup lama, yaitu bisa mencapai 4 tahun. Namun dengan kualitas pertumbuhan yang optimal, bisa mempercepat pembuahan. Agar tanaman alpukat bisa tumbuh optimal memang membutuhkan tanah yang subur, gembur dan tidak tergenang air.

Keasaman tanahpun sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman ini, pH tanah yang baik untuk menanam alpukat yaitu 5,6-64. Pada dasarnya, alpukat bisa tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi, namun untuk pertumbuhan yang optimal di ketinggian 200-1000 m dpl.

Sedangkan untuk pembibitan bisa dilakukan dengan cara cangkok dan okulasi. Untuk pemupukan di lakukan teratur dengan dosis yang kecil karena tanaman ini mempunyai sedikit akar serabut. Pupuk yang bisa di berikan adalah urea, TSP dan KCL. Perawatan yang baik dan teratur di harapkan petumbuhan pohon alpukat menjadi optimal sehingga bisa mempercepat pembuahan.

Bagaimana, anda tertarik untuk menanam alpukat dengan ukuran jumbo ini? Bibit alpukat wina sekarang juga sudah sangat mudah didapatkan.

Demikian ulasan tentang alpukat dengan ukuran super jumbo ini, semoga menambah wawasan anda. Ikuti terus artikel-artikel pertanian dari unsurtani.com, yang tentunya selalu menarik untuk di baca. Termikasih.

Simak juga Cara Unik Menanam Pisang dengan Bonggol Terbalik

Loading...