Mesin Penetas Telur Karya Mahasiswa UB

0

Unsurtani.com – Satu lagi karya anak bangsa, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Imam Suhaeri menciptakan mesin penetas telur yang diberi nama Kitagowo. Berbeda dengan alat penetas konvensional, Kitagowo dirancang khusus untuk menetaskan telur dengan tingkat keberhasilan sekitar 95%.

Berawal dari persoalan banyaknya telur ayam yang gagal menetas menjadi salah satu masalah bagi setiap peternak. Alat penetas konvensional, biasanya hanya mampu menetaskan lima telur menjadi ayam, itu pun sering tidak berhasil. Dari situlah Imam menciptakan mesin penetas telur tersebut.

“Kegagalan terjadi karena pengaturan suhunya yang tidak seimbang. Telur-telur yang dimasukkan ke dalam mesin harus diputar secara manual. Akibatnya, suhu antara bagian yang satu dengan yang lain tidak sama sehingga menyebabkan kegagalan penetasan,” tutur Imam.

Pembuatan mesin penetas telur tersebut, Imam tak sendirian, ia dibantu oleh dua alumni UB, yakni Agung Adiyatma dan Verdy Firmantoro. Kelebihan mesin penetas telur ciptaannya tersebut yaitu peternak tidak perlu memutar telur secara manual, karena secara otomatis telur akan berputar sendiri sehingga seluruh bagian telur mendapatkan suhu yang merata.

“Selain lebih sukses menetaskan telur, Kitagowo juga mempunyai waktu yang lebih efisien. Jika menggunakan alat konvensional masa penetasan telur 21 hari, namun menggunakan kitagowo dalam periode 19 hari sudah bisa dilihat hasilnya,” terangnya.

Saat ini, Kitagowo sudah dipasarkan hingga ke seluruh Indonesia. Untuk Kitagowo yang berkapasitas menampung 20 telur dibanderol dengan harga Rp 700 ribu, untuk kapasitas 50 butir telur harganya Rp 900 ribu, dan untuk yang berkapasitas 100 butir telur dijual dengan harga Rp 1,3 juta.

Simak juga Cara Mengecek Kondisi Telur Yang Baik

Sementara Verdy menambahkan, Kitagowo diharapkan mampu tumbuhnya agribisnis di Indonesia. Inovasi Kitagowo, menurut dia, menjadi salah satu bukti bahwa pembuat teknologi kreatif tidak hanya dari luar negeri, tetapi anak muda dalam negeri pun juga mampu menciptakan alat yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saat ini kami juga sedang mengurus izin usaha terkait pemasaran produk Kitagowo agar dapat mendorong industri peternakan di Indonesia,” pungkasnya.

Loading...