Membuat Fermentasi Jerami Untuk Pakan Ruminansia (Sapi, Kerbau, Kambing)

0

Unsurtani.comBerikut ini informasi bagaimana cara Membuat Fermentasi Jerami Untuk Pakan Ruminansia (Sapi, Kerbau, Kambing). Jerami adalah hasil ikutan limbah pertanian terbanyak, dan masih terdapat nilai nutrisi yang dapat dimanfaatkan ternak sebagai pengganti hijauan setelah melalui fermentasi.

Pada musim kemarau jerami padi (kering) merupakan pakan ternak ruminansia (Sapi, Kerbau, Kambing) yang utama untuk daerah tertentu. Bahkan tidak jarang untuk mendapatkan jerami padi pada musim kemarau, petani terpaksa mencari keluar daerah atau membeli dengan harga yang relatif mahal.

Sebagai sumber pakan, Jerami padi mempunyai beberapa kelemahan yaitu daya kecernaannya rendah dan kandungan gizinya pun rendah. Jerami padi mengandung sedikit protein, lemak dan pati serta serat kasar yang relatif tinggi karena lignin dan silikanya tinggi.

Untuk meningkatkan nilai kecernaan jerami padi dan jumlah konsumsinya, jerami padi perlu diberi perlakuan secara biologi dengan menggunakan probiotik. Pemberian tambahan probiotik dalam pakan ternak sapi juga akan menyebabkan limbah/kotoran yang dihasilkan oleh ternak sapi menjadi tidak berbau.

FERMENTASI JERAMI

Fermentasi adalah pengawetan dalam bentuk lembab. Proses fermentasi merupakan proses anaerob sehingga perlu dihindarkan tindakan yang mengakibatkan masuknya udara, Proses ini dilakukan dengan menggunakan probiotik sebagai starter.

Probiotik merupakan produk bioteknologi yang mengandung polimikroorganisme lignolitik, proteolitik, amilolitik, sellulolitik, lipolitik dan nitrogen non simbiotik yang dapat memfermentasi jeremi sehingga dapat meningkatkan kualitas dan nilai kecernaannya.

Starter yang dapat digunakan antara lain Starbio, Primabion, Probion, dll, Fungsi Fermentasi adalah perlakuan/pengawetan oleh senyawa asam yang dihasilkan oleh mikroba dan dilakukan diluar tubuh ternak.

Ciri-ciri hasil fermentasi yang baik adalah apabila Jerami fermentasi yang dihasilkan tidak berbau ammonia (pesing) tetapi menghasilkan bau harum caramel, warnanya kuning agak kecoklatan, teksturnya lemas (tidak kaku), tidak busuk dan tidak berjamur.

BAHAN DAN CARA PEMBUATAN

Bahan yang diperlukan adalah :

  • Probiotik sebagai starter 2.5 kg
  • Urea 2.5 kg
  • Jerami segar dari sawah 1 ton

Cara pembuatan :

Proses fermentasi jerami yang bisa digunakan untuk pakan sapi ada 2 tahap yaitu tahap fermentasi dan pengeringan.

Tahapan :

  1. Jerami padi yang baru dipanen dengan kadar air 65%. ditumpuk dengan ketinggian 30 cm.
  2. Taburkan probiotik diatas tumpukan jerami.
  3. Larutkan urea dalam air dan siram larutan urea dengan penyemprotan diatas tumpukan jerami secara merata untuk menpertahankan kadar air Jerami sebesar 60% dan menambah nutrisinya.
  4. Ulangi proses 1 s.d 3 sampai beberapa lapisan atau tinggi tumpukan mencapai 2 m.
  5. Tutup tumpukan jerami dengan plastik agar proses fermentasi berlangsung secara sempurna dan biarkan selama 14 hari pada tempat yang teduh. (terhindar dari sinar matahari dan air hujan) untuk probiotik Uramol, sedangkan 21 hari untuk Strabio dan Primabion.
  6. Setelah itu bongkar tumpukan, diangin-anginkan sehingga cukup kering dengan kadar air diperkirakan mencapai 15 %.
  7. Setelah kering d apat ditumpuk kembali dan dapat diberikan pada sapi sebagai pengganti hijauan.

PENYAJIAN KE TERNAK

  1. Jerami Yang telah difermentasikan dan diangin-anginkan dapat langsung diberikan ke ternak. Jumlah pemberiannya sama dengan pemberian hijauan pakan yaitu sebesar 10% dari bobot badan.
  2. Ternak yang belum terbiasa dengan Jerami fermentasi, perlu dilatih yaitu dengan mempuasakannya beberapa Saat, baru diberi jerami hasil fermentasi atau memberikan secara bertahap sampai ternak terbiasa dan bersedia mengkonsumsi jerami fermentasi.
  3. Untuk melengkapi kandungan gizi pakan sapi penggemukan, perlu pemberian makanan tambahan berupa tongkol/biji jagung fermentasi sebanyak 1 kg, dan 4 kg bekatul.
  4. Pada waktu musim kernarau atau tidak cukup persediaan pakan, dapat diberikan hijauan sebanyak 25% saja sedangkan Iainnya dengan memberikan jerami fermentasi. Pemberian pakan ini cukup mendukung pertumbuhan sapi dengan baik.

KEUNTUNGAN JERAMI FERMENTASI

Beberapa keuntungan penggunaan jerami fermentasi sebagai pakan diantaranya adalah :

  • Dapat mengurangi biaya pakan.
  • Dapat meningkatkan produksi ternak karena kualitas nutrisi jerami meningkat.
  • Penggunaan pakan dan tenaga kerja lebih efisien.
  • Lingkungan kandang lebih sehat dan nyaman, karena kotoran ternak Yang dihasilkan lebih sedikit, kering dan tidak berbau.
  • Setelah kering jerami fermentasi dapat diberikan kepada sapi sebagai pakan pengganti rumput segar.

Simak juga artikel terkait:

Loading...