Cara Menyemai Benih Pepaya Menggunakan Tisu atau Kain Lembab

0

Unsurtani.com – Sampai saat ini perbanyakan tanaman pepaya adalah secara generatif, yaitu dengan menyemaikan biji dari buah yang sudah masak. Perbanyakan secara vegetatif masih sulit dilaksanakan, kalaupun bisa yaitu dengan cara mencangkok batang,dan kultur jaringan tetapi tidak efisien untuk penyediaan bibit dalam jumlah besar.

Satu-satunya cara yang mudah dilakukan adalah dengan menggunakan biji, karena dari satu buah bisa diperoleh biji dalam jumlah banyak. Biji tersebut dapat langsung di tanam di kebun atau dapat di semaikan terlebih dulu.

Cara perkecambahan biji pepaya yang sudah mengalami penyimpanan dalam bentuk kering ada bermacam-macam. Mengingat sifat biji tanaman pepaya sangat peka terhadap pengaruh suhu dan kelembaban maka di sarankan dalam mengecambahkan benih dilakukan secara hati-hati.

Perkecambahan benih pepaya ternyata juga dipengaruhi cahaya, suhu dan kelembaban. Benih pepaya memerlukan cahaya untuk berkecambah karena berhubungan dengan suhu.

Berikut ini cara penyemaian menggunakan kertas tisu atau kain yang lembab:

1. Biji pepaya direndam semalam menggunakan air hangat kuku.

2. Setelah dibiarkan selama satu malam kemudian di ambil biji yang bernas (biji yang tenggelam dalam air), selanjutnya dicuci dan ditiriskan menggunakan saringan.

3. Menyiapkan kertas tisu atau kain yang basah/lembab, selanjutnya biji di bungkus menggunakan tisu tersebut dan semprot menggunakan air agar terjaga kelembaban biji.

4. Masukan biji yang sudah dibungkus tadi ke dalam petridis atau plastik klip dan tutup rapat.

5. Letakkan di tempat yang terkena cahaya langsung, tetapi jangan terlalu terik sinarnya, suhu yang diperlukan untuk perkecambahan biji kurang lebih 30 derajat Celcius.

6. Selanjutnya dijaga kelembaban biji dengan cara disemprot menggunakan air. Setelah kurang lebih 7-12 hari biji pepaya akan mulai berkecambah.

7. Selanjutnya biji disemai kedalam polybag yang sudah diisi media tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan ( 2 : 1 ).

Simak juga artikel terkait lainnya:

Loading...