Teknik Penyilangan Durian untuk Menghasilkan Durian Berkualitas

0

Unsurtani.com –¬†Indonesia sebagai pusat asal durian memiliki keragaman genetik yang tinggi. Keragaman yang tinggi pada tanaman sangat menguntungkan karena dapat diperoleh seleksi indigenous untuk memperoleh varietas durian baru. Selain melalui seleksi indigenous, varietas baru dapat diperoleh melalui persilangan buatan baik antar varietas maupun antar species.

Untuk memperoleh varietas unggul baru maka diperlukan tetua-tetua yang memiliki karakter/keunggulan tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Kelemahan dari persilangan buatan ini adalah memerlukan waktu yang relatif lama untuk mengetahui hasil persilangan. Bunga durian merupakan bunga sempurna yang muncul pada batang atau cabang.

Bahan dan alat untuk persilangan:

  • Pinset atau gunting kecil
  • Kantong kertas minyak
  • Gelas plastik
  • Tissue atau kapas
  • Kertas label
  • Stapler

Tahapan persilangan durian:

1. Tentukan varietas yang akan dipakai sebagai tetua betina dan tetua jantan.

2. Persiapan bunga betina

  • Pilih bunga yang siap disilangkan dengan ciri-ciri mahkota bunga sudah memanjang dan keluar dari kelopak bunga (Gambar. 2a).
  • Buang bunga lainnya yang masih kuncup dan yang sudah mekar.
  • Potong kelopak, mahkota dan tangkai sari (Gambar. 2b dan 2c).
  • Bungkus bunga tersebut dengan kantong kertas minyak untuk menghindari penyerbukan dari serbuk sari yang tidak diinginkan (Gambar. 2d).
  • Tahapan ini dilakukan pada pagi hari.

3. Persiapan bunga jantan

  • Bunga durian mulai mekar pada sore sampai malam hari tergantung varietasnya. Meskipun bunga durian mekar pada sore hari, namun kotak sari belum pecah sehingga serbuk sari belum siap digunakan untuk penyerbukan.
  • Ambil bunga yang akan mekar sekitar jam 3 sore.
  • Letakkan pada wadah yang dialasi dengan tissu/kapas basah dengan posisi menghadap ke atas (Gambar. 3a).

3. Persiapan bunga jantan

  • Jemur sekitar 1 jam di bawah terik matahari agar kotak sari cepat pecah (Gambar 3b). Selanjutnya simpan bunga di tempat teduh.
  • Permukaan kotak sari kelihatan bertepung pada malam hari. Ini menandakan bahwa serbuk sari siap digunakan untuk penyilangan.

4. Penyilangan

  • Penyilangan dilakukan mulai jam 7 malam.
  • Buka kantong kertas minyak pada bunga dari tetua betina (Gambar 4.a).
  • Oleskan serbuk sari dari tetua jantan ke putik dari tetua betina (Gambar 4.b).
  • Bungkus kembali dengan kertas kantong minyak dan berikan label sesuai dengan varietas yang digunakan (tetua betina x tetua jantan dan tanggal persilangan (Gambar 4.c). Kantong kertas minyak dibuka setelah + 5 hari.
  • Buah hasil persilangan siap dipanen sekitar 3,5 – 4 bulan setelah penyilangan (Gambar 4.d).

Simak artikel terkait lainnya:

Loading...