Penangan Buah Jeruk Agar Tetap Segar Mulai dari Pemanenan Hingga Penyimpanan

0

Unsurtani.com – Buah jeruk termasuk buah yang digemari oleh masyarakat Indonesia, baik dalam bentuk segar maupun olahan. Beberapa jenis jeruk yang terkenal di Indonesia antara lain: jeruk manis, keruk keprok, dan jeruk nipis.

Buah jeruk hendaklah dipanen setelah masak, karena jeruk termasuk buah nonklimaterik, dimana tidak terjadi proses pematangan setelah dipanen (buah dengan rasa asam tidak akan berubah menjadi manis).

Mutu jeruk setelah panen dapat mengalami penurunan, sehingga diperlukan penanganan pasca panen yang baik. Berikut ini tahapan-tahapan dalam penanganan jeruk segar, yaitu:

1. Cara Pemanenan

  • Buah jeruk dipanen saat embun pagi telah menguap, sehingga setelah dipanen kulit jeruk tidak mudah mengalami kerusakan.
  • Menggunakan sarung tangan dalam pemanenan untuk menghindari cacat fisik (memar/lecet) pada buah jeruk.
  • Buah yang tinggi dipetik dengan menggunakan tangga untuk menghindari kerusakan pada pohon jeruk.

2. Grading dan Sortasi

Grade buah jeruk
  • Sortasi dilakukan dengan cara memisahkan buah yang sehat dengan buah yang cacat fisik, terserang penyakit ataupun busuk.
  • Grading dilakukan berdasarkan warna dan ukuran buah jeruk.
  • Grading jeruk dapat dilakukan secara manual dengan pengamatan secara visual maupun menggunakan alat sederhana.
  • Alat sederhana grading jeruk berupa papan kayu yang ditengahnya dibuat beberapa lubang dengan diameter tertentu berdasarkan ukuran uang berlaku dipasar.

3. Pencucian Buah

Pencucian dilakukan dengan menggunakan air sabun. Buah jeruk kemudian dilap menggunakan kain bersih hingga kering untuk menghindari serangan jamur.

4. Pengemasan

Buah jeruk perlu dikemas dengan baik. Pengemasan dapat memakai peti kemas, caranya:

  • Buah disusun dengan rapi dan diusahakan tidak terdapat ruang antar jeruk.
  • Jika terdapat ruang antar jeruk, maka diantara jeruk tersebut dimasukkan kertas. Ini dimaksudkan agar pada waktu pengangkutan tidak terjadi gesekan antar jeruk, sehingga memar/lecet dapat dihindari.
  • Kertas yang dimasukkan jangan berlebihan, karena dapat menganggu sirkulasi udara dalam peti kemas.

5. Penyimpanan

Jika buah jeruk tidak langsung dijual, maka harus diletakkan dalam gudang penyimpanan yang bersih. Pertumbuhan jasad renik dapat dihindari dengan membersihkan gudang penyimpanan, dan sebelum digunakan lantai dan dindingnya disemprot dengan larutan Lysol 5% dan Formalin 2%.

Buah jeruk juga dapat disimpan dingin, yaitu pada suhu 4-5 derajat celcius. Suhu penyimpanan tidak boleh terlalu rendah karena dapat terjadi kerusakan buah akibat suhu dingin (chiling injury).

Simak artikel terkait lainnya:

Oleh: Caya Khairani dan Andi Dalapati (BPTP Sulawesi Tengah)

Loading...