Pemeliharaan Anak Itik Baru Netas Hingga Umur 20 Minggu Keatas

0

Unsurtani.com – Masalah utama selama ini dalam usaha tani itik petelur maupun pedaging adalah belum tersedianya sistem pembibitan yang memadai untuk menghasilkan bibit berkualitas, yang ada hanyalah penetasan dari telur-telur tetas yang tidak diproduksi secara terarah untuk menghasilkan bibit yang berkualitas.

Oleh karena itu, perkembangan peternakan itik yang cukup pesat akhir-akhir ini diharapkan juga bisa mendorong tumbuhnya usaha-usaha pembibitan untuk meningkatkan kualitas bibit yang tersedia di pasar. Kualitas bibit yang digunakan sangat menentukan perkembangan usaha dan tingkat keuntungan, dan jenis produksi yang dihasilkan sudah harus ditentukan dari awal.

Kebutuhan bagi setiap peternakan akan sangat tergantung pada kondisi wilayah dan ketersediaan sumber daya yang ada, sehingga aspek-aspek tertentu memerlukan modifikasi disesuaikan dengan masing-masing peternakan.

Ada tiga faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan itik yang benar sesuai dengan tahapan fisiologis ternak itik :

  1. Bahan dan bentuk kandang
  2. Tatalaksana pemeliharaan
  3. Jenis dan bahan pakan serta cara pemberiannya

1. Pemeliharaan Anak Itik

Usia 0 – 4 minggu, Kandang yang cocok untuk usia ini yaitu kandang panggung, terbuat dari kawat dengan alas bahan lunak, serta terdapat fasilitas lampu pemanas (lamanya tergantung suhu lingkungan). Kandang seperti ini, untuk per meter persegi idealnya diisi sekitar 20 – 25 ekor. Usahakan pakan dan air selalu tersedia.

Usia 5 – 8 minggu, masih menggunakan kandang seperti diatas, namun dengan tanpa menggunakan lampu pemanas, sedangkan setiap kandang hanya berisi  10 – 15 ekor saja.

2. Pemeliharaan Itik Dara (masa pertumbuhan) : umur 8 – 20 minggu

  • Menggunakan kandang kelompok,
  • Bahan lantai terbuat dari semen atau tanah yang dipadatkan dengan diberi campuran pasir dan kapur,
  • Saluran air dangkal untuk minum dan membersihkan badan,
  • Kepadatan 6 – 8 ekor per meter persegi,
  • Air minum tersedia terus-menerus,
  • Pemberian pakan 2 kali per hari,
  • Pada akhir periode, bobot badan ideal tidak melebihi 1,6 kg.

3. Pemeliharaan Itik Petelur (masa produksi) : umur 20 minggu keatas

  • Masa produksi telur yang ideal adalah selama 1 tahun,
  • Kandang liter (tidur dan bertelur) yang beratap, dan kandang lantai (bermain, makan dan minum) yang terbuka, dengan perbandingan 1/3 dan 2/3,
  • Lantai liter dialasi campuran pasir dan kapur dan ditutup dengan kulit padi atau sekam,
  • Tersedia saluran air yang lebar dan dangkal untuk minum, membersihkan bulu dan mempertahankan suhu tubuh,
  • Kepadatan kandang tidak melebihi 4 ekor per meter persegi,
  • Air minum tersedia terus-menerus,
  • Pemberian pakan 2 kali per hari,
  • Pengambilan telur pada pagi hari,
  • Kebersihan tempat pakan, tempat minum dan lantai kandang harus terjaga,
  • Cahaya lampu kecil untuk malam hari,
  • Tersedia obat anti stress.

4. Produksi Telur Tetas dan Telur Konsumsi

  • Perlu adanya pembedaan yang jelas demi efisiensi usaha untuk menghasilkan telur konsumsi tidak memerlukan adanya itik jantan.
  • Untuk menghasilkan telur tetas, perlu adanya itik jantan dengan perbandingan 1 jantan dengan maksimum 8-10 itik betina, dalam kelompok yang tidak terlalu besar (40 – 50 ekor per petak kandang).
  • Kawin alam untuk kandang kelompok, atau kawin suntik untuk kandang batere.

Di bawah ini terdapat beberapa contoh bentuk kandang itik petelur, masing-masing dengan bahan maupun rancangan yang berbeda. Akan tetapi jika dilihat dengan cermat akan tampak bahwa ketiga bentuk tersebut memiliki pola yang sama (seperti terlihat dalam skema kandang di atas ), yaitu terdiri dari 2 bagian di mana 1/3 bagian tertutup dan beratap untuk itik tidur dan bertelur dan 2/3 bagian yang terbuka sebagai halaman untuk itik makan, minum dan bermain pada siang hari.

Perbedaan bahan kandang yang dipakai menentukan kemudahan dalam perawatan dan umur pakai dari kandang tersebut. Lantai kandang harus dijaga agar tetap kering, jangan ada air tergenang.

Jumlah kebutuhan pakan ternak itik petelur dapat dilihat pada Tabel 1, dan angka-angka tersebut hanya merupakan angka perkiraan karena jumlah persisnya sangat bervariasi tergantung pada jenis itik, kualitas pakan dan ukuran badan itik.

Tabel 1. Kebutuhan pakan itik sesuai tahapan pertumbuhan

Simak artikel lainnya terkait Itik berikut ini:

Saat itik memasuki masa bertelur, ternak itik tidak menghendaki adanya perubahan-perubahan mendadak dalam cara-cara pemeliharaan. Perubahan atau gangguan lain akan mudah menyebabkan itik stress dan mengganggu produksi telur, terutama jika terjadi perubahan pakan. Oleh karena itu, catatan produksi telur harian perlu ada, guna mengetahui gambaran kurva produksi telur dalam satu periode, dan mengevaluasi jika terjadi fluktuasi produksi.

Sumber: Balai Penelitian Ternak, Ciawi, Bogor (2010) 

Loading...