Cara Pengambilan Contoh Pupuk Organik dengan PUPO (Perangkat Uji Pupuk Organik)

0

Unsurtani.comPerangkat Uji Pupuk Organik (PUPO) adalah alat penetapan kadar hara pupuk organik secara tepat dilapangan. Alat ini bermanfaat untuk membatu pedagang, petani dan pembuatan pupuk organik untuk menguji kualitas pupuk organik.

Paremeter uji mutu untuk PUPO versi pertama ini adalah: pH, bahan organik (C), nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dilapangan. PUPO juga dapat digunakan oleh pengawas pupuk untuk mengawasi dan memonitor kualitas pupuk organik yang beredar di pasaran, sehingga dapat segera menghentikan peredaran pupuk yang tidak memenuhi persyaratan di pasaran.

Prinsip kerja PUPO adalah mengukur kadar C, N, P, dan pH berdasarkan pewarnaan, sedangkan kadar K berdasarkan pembentukan endapan.

Komponen PUPO : Satu paket PUPO terdiri dari: (1) satu set larutan pengekstrak/pereaksi untuk pengujian pH, C, N, P, dan K, (2) peralatan pendukung, (3) bagan warna pH, C, N, P, dan tabel K, (4) buku petunjuk penggunaan, serta (5) kemasan tas.

Cara Penggunaan:

1. Pengambilan Contoh Pupuk Organik

Pengambilan contoh merupakan upaya untuk mendapatkan contoh yang mewakili, menghindari kontaminasi dari peralatan dan bahan lain serta mencegah perubahan sifat-sifat contoh.

Keadaan-keadaan yang dapat mempengaruhi sifat-sifat sampel dicatat sebagai keterangan contoh. Dalam pengambilan contoh pupuk, identitas pupuk seperti jenis pupuk, merk dagang, jumlah, tempat pengambilan dan keterangan lainnya dicatat dengan baik. Contoh dapat diambil ditempat penyalur, gudang, pengecer, pelabuhan, truk, pabrik, dll.

2. Cara Pengambilan Contoh Organik

Pengambilan contoh pupuk butiran terbungkus karung berisi pupuk diletakkan mendatar. Tusukkan alat pengambil contoh secara diagonal dari sudut ke sudut dihadapannya, posisi celah pada alat menghadap ke bawah. Putarkan alat setengah putaran dan tarik perlahan. Masukkan contoh ke dalam kantung plastik bersih. Pengambilan contoh dilakukan beberapa kali secara acak untuk mendapatkan sebuah contoh komposit dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Jumlah pupuk lebih dari 10 karung. Dipilih secara acak 10 karung pupuk. Dari tiap karung diambil sebuah anak contoh.
  • Jumlah pupuk kurang dari 10 karung. Diambil 10 anak contoh atau sekurang-kurangnya 1 anak contoh setiap karung.

Anak-anak contoh diaduk secara merata dan diambil secukupnya (kurang lebih 0,5 kg) sebagai contoh perwakilan. Pupuk dimasukkan kedalam kantong plastik. Diambil kurang lebih 10 gram contoh pewakil, dihaluskan dengan lumpang. Contoh halus digunakan untuk uji. Sisa contoh dimasukkan kedalam kantong plastik, diberi label dan ditutup rapat agar dapat digunakan untuk pengujian lagi bila diperlukan.

Contoh pupuk butiran curahan dapat diambil di gudang dan di dalam truk. Timbunan pupuk dapat diambil secara vertikal dengan alat “Misouri D” berbentuk tabung dan mempunyai 2 handel. Perlengkapan lain sama dengan pengambilan pupuk butiran terbungkus. Contoh pupuk curahan dapat diambil dari titik-titik atau tempat-tempat pengambilan contoh di tempat.

3. Pengukuran Kadar Hara

Pengukuran kadar hara C, N, P, K dan pH dalam pupuk organik dengan PUPO secara rinci disajikan dalam buku petunjuk penggunaan PUPO. Secara garis besar urutan penetapannya sebagai berikut:

  • Sejumlah contoh pupuk organik (0,5 – 1 gram) dimasukkan kedalam masing-masing tabung reaksi. Pengekstrak ditambahkan sesuai hara yang akan diuji dan dikocok, larutan yang jernih digunakan untuk pengujian.
  • Pereaksi-pereaksi ditambahkan sesuai dengan urutannya dan dibiarkan selama waktu tertentu hingga timbul warna atau endapan.

Pada uji pH, C, N dan P warna yang muncul pada larutan dibandingkan dengan bagan warna yang disediakan pada uji K, larutan yang memberikan endapan dibandingkan dengan menggunakan tabel.

Kapasitas PUPO

Satu kemasan PUPO dapat digunakan untuk analisis contoh pupuk sebanyak kurang lebih 50 sampel. Jika dirawat dan ditutup dengan rapat segera setelah dipergunakan maka masa kadaluarsa bahan kimia yang ada dalam PUPO ini adalah sekitar 1 tahun. Balittanah menyediakan isi ulang pereaksi paket PUPO yang habis. Harga dari isi ulang tergantung dari jenis penetapannya.

Simak juga: 

Demikian informasi tentang Cara Pengambilan Contoh Pupuk Organik dengan PUPO (Perangkat Uji Pupuk Organik), semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini