Daftar ZPT Untuk Meningkatkan Jumlah Anakan, Malai dan Bobot Padi

2

Unsurtani.com – Setiap petani padi pasti ingin tanaman padinya tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah. Maka berbagai cara dilakukan petani demi meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah gabah/malai, bobot padi, panjang malai, hasil/tanaman, hasil ubinan, dan hasil/ha.

Untuk mencapai target itu, tentu tak hanya sekedar menggunakan varietas unggul saja, melainkan juga dibarengi dengan perawatan yang meliputi pengairan, penyiangan, penyulaman, pemupukan dan  pengendalian hama penyakit.

Untuk memacu pertumbuhan organ tertentu dalam tanaman padi, maka dibutuhkanlah Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Berikut ini beberapa zat pegatur tumbuh yang bisa anda gunakan untuk meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah gabah/malai, bobot bulir padi, dan panjang malai.

Kembali
Selanjutnya

Halaman 1

Daftar ZPT untuk tanaman padi ini dirangkum dari Sistem Informasi Manajemen Pestisida (SIM PESTISIDA) Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

1. ATONIK 6,5 L

Atonik 6,5 L adalah zat pengatur tumbuh (ZPT) sekaligus fungisida berbahan aktif natrium 2,4 dinitrofenol : 0,5 g/l, natrium 5 nitroguaiakol : 1 g/l, natrium orto nitrofenol : 2 g/l, natrium para nitrofenol : 3 g/l, berbentuk larutan dalam air yang digunakan untuk meningkatkan hasil sekaligus pengendalian beberapa penyakit pada tanaman padi, kentang, bawang merah, cabai merah, jeruk, kakao, dan tomat.

Cara pemakaian:

Padi : meningkatkan jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah/malai, bobot 1000 butir, hasil/tanaman dan hasil ubinan. (Penyemprotan volume tinggi : 1 l/ha (pada 30 dan 40 HST)).

2. BIGEST 40 EC

Bigest 40 EC adalah fungisida sistemik dan sebagai zat pengatur tumbuh berbahan aktif Asam giberelat (GA3) 40 g/l, berbentuk pekatan dapat diemulsikan berwarna coklat, digunakan untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil panen khususnya tanaman Jeruk, Teh dan Padi.

Cara pemakaian:

Padi : meningkatkan bobot biomass, panjang malai, jumlah gabah/malai, dan bobot gabah ubinan (Penyemprotan volume tinggi : 57,14 ml/ha (pada 30 HST, 50 HST dan 70 HST)).

3. CEPHA 480 SL

Cepha 480 SL adalah zat pengatur tumbuh (ZPT) berbahan aktif etefon 480 g/l, berbentuk larutan dalam air yang digunakan untuk meningkatkan jumlah malai pada padi dan mempercepat pemasakan pada buah apel dan kopi.

Cara pemakaian:

Padi : Meningkatkan jumlah malai per rumpun dan jumlah gabah isi per malai (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 – 1 ml/l).

4. DEKAMON 22,43 L

Dekamon 22,43 L adalah zat pengatur tumbuh (ZPT) berbahan aktif natrium 2,4 dinitrofenol (1,73 g/l), natrium 5 nitroguaiakol (3,45 g/l), natrium orto nitrofenol (6,90 g/l), dan natrium para nitrofenol (10,35 g/l), berbentuk larutan yang digunakan untuk meningkatkan hasil pada tanaman padi, kedelai, cabai merah, dan apel.

Cara pemakaian:

Padi : Meningkatkan jumlah malai/rumpun (Penyemprotan volume tinggi : 10 ml/10 l air)
Padi sawah : meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah gabah/malai, bobot 1000 butir, hasil /tanaman (g), hasil ubinan (kg), hasil/ha (kg) (Penyemprotan volume tinggi : 15 ml/10 l air).

Kembali
Selanjutnya
Loading...

2 COMMENTS

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini