Pengendalian Penyakit Layu (Bayong) pada Kacang Tanah

0

Unsurtani.com – Di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta, penyakit layu (Bayong) merupakan penyakit kacang tanah yang sangat penting dan perlu diwaspadai. Serangan penyakit ini sangat bervariasi dari ringan hingga berat, tergantung musim dan varietas kacang tanah yang ditanam.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut Pseudomonas solanacearum. Bakteri ini menyerang pembuluh batang melalui akar dan mengeluarkan zat beracun. Bakteri ini dapat bertahan dalam tanah dan mempertahankan daya busuknya paling sedikit satu tahun.

Gejala Penyakit Bayong :

  • Infeksi pada tanaman muda dapat mengakibatkan tanaman menjadi layu secara tiba-tiba, walaupun daun tetap berwarna hijau. Tanaman tampak layu seperti bekas tersiram air panas, sehingga penyakit ini sering juga disebut “hama wedang”. Gejala ini kemudian menyebabkan tanaman mati.
  • Pada tanaman yang tua, proses kelayuan terjadi secara bertahap, kadang hanya sebagian cabang tanaman menjadi layu. Penyakit ini mempengaruhi sistem perakaran tanaman dan polong, yakni menyebabkan perubahan warna menjadi coklat dan busuk.

Cara Pengendalian

Pengendalian penyakit ditujukan untuk menghindari, mengurangi atau menghilangkan sumber penular penyakit yang berasal dari bagian tanaman sakit. Pengendalian dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya melalui cara bercocok tanam dan penggunaan varietas kacang tanah tahan penyakit.

1. Pengendalian dengan pengaturan cara bercocok tanam

Pengendalian dengan pengaturan cara bercocok tanam ditujukan untuk mengurangi atau menghilangkan sumber penular penyakit. Berikut ini beberapa cara pengaturan bercocok tanam yang dapat dicoba untuk mencegah serangan penyakit tersebut.

  • Sanitasi, yang berupa pembersihan areal pertanaman terhadap tumbuhan/gulma pengganggu.
  • Gunakan benih tanaman yang sehat dan telah terseleksi, dan tidak membawa benih dari daerah endemik ke daerah lain.
  • Rotasi (pergiliran tanaman) dengan tanaman lainnya seperti jagung, tembakau, dan lain sebagainya, supaya dapat memutus siklus hidup bakteri.
  • Eradikasi tanaman yang sakit dengan cara mencabut/membongkar tanaman kemudian dibakar.
  • Gunakan pupuk hijau, pupuk kandang untuk menekan serangan penyakit ini.

2. Penggunaan Varietas Tahan

Cara terbaik untuk mengatasi kehilangan hasil akibat penyakit layu Bayong adalah dengan menanam varietas tahan terhadap serangan penyakit atau yang bersifat toleran. Varietas toleran adalah varietas yang dapat terserang dengan gejala cukup berat, akan tetapi tidak mengurangi hasil secara berarti. Beberapa varietas yang tahan terhadap bakteri tersebut misalnya varietas gajah, kidang, tapir atau varietas yang penuh diujicoba oleh petani.

Simak juga : Cara Budidaya Kacang Tanah di Lahan Sawah Salin

Demikian informasi tentang Pengendalian Penyakit Layu (Bayong) pada Kacang Tanah, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Kritik dan saran, serta penambahan informasi sangat kami harapkan, silahkan hubungi kami via email ke tim.unsurtani@gmail.com.

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini