Cara Simpel Budidaya Tomat Menggunakan Polybag

0

Unsurtani.com – Tanaman tomat merupakan sayuran penting, selain bisa dimakan mentah, tomat juga bisa digunakan sebagai sayuran atau dijadikan saus tomat. Tanaman tomat merupakan herba semusim, bunganya hermaprodit dan bersifat self compatible pada daerah yang lebih dingin. Tanaman tomat ada yang pertumbuhannya tegak atau pendek dan menjalar sampai lebih 5 meter.

Tanaman tomat toleran terhadap beberapa kondisi lingkungan tumbuh, namun tanaman ini menghendaki sinar yang cerah sedikitnya 6 jam serta suhu yang sejuk. Agar pertumbuhannya optimum, diperlukan suhu antara 20 – 25°C.

Media Tanam dan Media Semai

Media tanam tanaman tomat terdiri atas tanah, pupuk kandang yang sudah matang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Campuran bahan tersebut dikukus selama 6 jam pada suhu 120°C, setelah itu didinginkan. Media tanam diaduk menjadi satu dimasukkan kedalam polybag, pot, talang atau paralon sebagai bahan penanaman dengan cara vertikultur.

Pupuk NPK dan kapur diberikan beberapa hari sebelum tanam sebagai pupuk dasar dengan dosis 5 gr/polybag/tanaman, kemudian dilakukan penyiraman.

Persemaian

Media semai dimasukkan kedalam baki semai, kemudian disiram air. Sebelum benih disemai, untuk menghindari terjadinya serangan penyakit rebah bibit bisa dilakukan perendaman dalam larutan Previcur N dengan dosis 1 cc/liter air selama 1 jam, lalu ditiriskan kemudian disemai/ditanam pada lubang tadi satu per satu.

Selanjutnya, benih ditutup dengan selapis tipis media semai secara merata (menggunakan ayakan). Setelah itu, baki persemaian ditutup dengan plastik hitam atau daun pisang. Tutup persemaian dibuka setelah umur 7 – 10 hari semai.

Penanaman

Polybag berukuran 50 x 50 cm diisi dengan media tanam sebanyak 8 – 12 kg/polybag, lalu disiram air. Penanaman dilakukan setelah bibit berumur 14 – 21 hari setelah semai atau bibit sudah berdaun 4 – 5 helai.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari supaya bibit tidak stres. Bibit dikeluarkan dari bak semai dengan tanahnya dan ditanam satu per satu dalam polybag yang sudah disiapkan.

Pemeliharaan Tanaman

1. Penyiraman, penyiraman tanaman sangatlah penting terlebih pada tanaman yang baru ditanam. Penyiraman dilakukan apabila tidak ada hujan. Penyiraman dilakukan 1 hari sekali, dilakukan pada pagi atau sore hari.

2. Pemupukan, pemupukan diberikan sebelum tanam untuk pupuk organik dan anorganik sebagai pupuk dasar. Pupuk anorganik (NPK) diberikan setengah dosis 7 hari sebelum tanam dan setengan dosisnya lagi diberikan selama periode tanam sebagai pupuk susulan.

Pemupukan susulan dapat diberikan dengan dua cara, yaitu ditabur disekeliling tanaman pada polybag atau dengan cara dikocor dengan dosis 10 gr/l air/5 tanaman (200 ml/tanaman) diaplikasikan dengan interval 7 – 10 hari sekali.

3. Pewiwilan, pewiwilan atau pembuangan tunas air dan tunas samping perlu dilakukan untuk mendapatkan kualitas buah yang baik dan produktivitas yang tinggi. Pewiwilan dilakukan setiap 3 hari sekali.

4. Turus Penyangga Tanaman dan Pengikatan Tanaman pada Turus, pemasangan turus pada tanaman tomat sangatlah penting terutama bagi varietas yang tinggi dan menjalar dengan tujuan supaya tanaman tomat tidak menjalar ke tanah dan juga memudahkan dalam pemeliharaan. Pemasangan turus dilakukan sejak tanaman berumur 1 – 2 minggu.

Pengikatan tanaman perlu dilakukan dengan tujuan agar tanaman menempel pada turus, sehingga dapat berdiri tegak. Kegiatan pengikatan dilakukan berkali-kali selama masa pertumbuhan berlangsung.

5. Pengendalian OPT, pengendalian OPT dilakukan menggunakan pestisida kimia sintetik maupun nabati. Pengendalian dilakukan 1 – 2 kali dalam seminggu tergantung pada intensitas serangan.

Pemanenan

Pemanenan buah tomat dilakukan setelah tanaman berumur 90 hari (3 bulan). Pemanenan dilakukan beberapa kali karena tingkat kematangan buah tidak serempak.

Selama satu musim tanam dilakukan 9-13 kali panen untuk varietas yang indeterminite, sedangkan untuk varietas tomat yang determinite 5-7 kali panen.

Simak juga: Peluang Bisnis Sayuran Hidroponik dan Strategi Pemasarannya

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini