Cara Membuat Tiwul Instan (Enak dan Gurih)

0

Unsurtani.com – Ubi kayu merupakan sumber pangan ketiga setelah padi dan jagung, yang telah dibudidayakan secara umum oleh masyarakat. Atas dasar ketersediaan, distribusi wilayah produksi dan karakteristik ubi kayu, maka komoditas tersebut dapat diandalkan menjadi suplemen dan komplemen kebutuhan beras sekaligus meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Dalam rangka memaksimalkan potensi ubi kayu untuk mendukung ketahanan pangan, maka pengolahan ubi kayu menjadi produk setengah jadi merupakan salah satu pilihan. Pengolahan ubi kayu menjadi produk setengah jadi dapat dilakukan dengan pengolah ubi kayu menjadi tiwul instan.

Dalam uraian berikut ini, akan dijelaskan bagaimana cara membuat tiwul instan yang dikomposisikan dengan tepung serealia atau kacang-kacangan untuk meningkatkan gizi.

# Cara Pembuatan Tiwul Instan

Dalam cara pembuatan tiwul instan yang telah ditingkatkan nilai gizinya, maka ada 2 (dua) macam kegiatan utama, yaitu 1) pembuatan tepung kacang hijau dan 2) pembuatan tiwul instan secara keseluruhan.

A. Pembuatan Tepung Kacang Hijau

Pembuatan tepung kacang hijau dapat dilakukan dengan mudah, yaitu dengan cara menyangrai kacang hijau sampai kering, kemudian digiling menjadi tepung. Tepung inilah yang akan dicampurkan dalam pembuatan tiwul instan untuk meningkatkan gizinya.

B. Pembuatan Tiwul Instan

Proses pembuatan tiwul intan akan meliputi pekerjaan perendaman, penggilingan, penambahan tepung kacang hijau dan gula merah, pembuatan butiran, penjemuran, pengukusan, pendinginan ke-2 dan pengemasan.

1. Perendaman

Gaplek direndam dalam bak, setelah sehari semalam, air rendaman diganti sambil gaplek dicuci dan direndam lagi. Setelah perendaman cukup, gaplek dicuci bersih dan ditiriskan. Perendaman dapat memakan waktu kurang lebih 2 hari 2 malam, tergantung tingkat kekeringan gaplek.

2. Penggilingan

Penggilingan biasanya dilakukan pagi hari, agar dapat dilakukan pengukusan dan penanganan tiwul yang telah dijemur sekaligus.

3. Penambahan tepung Kacang Hijau dan Gula Merah

Tepung gaplek yang sudah lembut ditambahi tepung kacang hijau dan gula merah sesuai kebutuhan, yaitu dengan perbandingan gaplek kering : kacang hijau : gula merah = 4:1:1, dicampur dan dibuat adonan sampai benar-benar homogen, yaiu ditandai dengan warna yang merata.

4. Pembuatan BUtiran Tahap Pertama

Adonan dalam keadaan lembek, diayak dengan “irig” yang berlubang kurang lebih 0,3-0,5 cm. Hasil ayakan kemudian di iteri menggunakan tampah dengan tujuan memisahkan butiran besar dan kecil. Butiran besar dikecilkan lagi dengan memecah da diiteri lagi.

5. Penjemuran

Butiran kemudian dijemur sampai setengah siang. Pada proses ini mungkin masih dilakukan pemisahan butiran besar dan kecil serta pemecahan butiran besar dan diteri lagi.

6. Pengukusan

Butiran setengah kering tersebut kemudian ditempatkan pada kukusan bambu diatas dandang. Pengukusan dilakukan sampai matang yang ditandai perubahan warna dari putih menjadi kuning kecoklatan.

7. Pendinginan

Pendinginan dilakukan dengan meletakan da meratakan tiwul pada lembaran anyaman bambu selama lebih kurang 12 jam.

8. Penjemuran Setelah Dikukus

Penjemuran dilakukan sampai kering dibawah sinar matahari. Lama pengeringan sekitar 2-3 hari tergantung kondisi sinar matahari. Tiwul yang dikeringkan kali ini biasanya akan ada yang menjadi butiran besar, sehingga diperlukan pemecahan kembali (di iteri dan ditampi).

9. Pengemasan

Tiwul yang sudah kering bila tidak segera dijual bisa dikemas dengan menggunakan plastik kapasitas 35-50 kg. Penyimpanan dilakukan dengan meletakkan kemasan diatas rak bambu/kayu , agar tidak terjadi kontak langsung dengan lantai. Kemasan juga dapat dilakukan dengan kantong plastik yang cukup tebal dengan bobot 0,5 kg.

Simak juga :

Kandungan Nilai Gizi Tiwul Instan

Hasil uji organoleptik tiwul instan dengan tepung komposit kacang hijau menunjukkan bahwa rasanya lebih gurih, warnanya menarik dan lebih disukai konsumen sebagai kudapan. Kandungan gizi tiwul instan dengan berbagai tepung bahan komposit seperti tabel dibawah ini.

Kandungan Gizi Tepung Komposit yg Ditambahkan Tanpa
Kedelai 15% Kacang Hijau 20% Kacang Tunggak 20% Tepung Komposit
Air (%) 10,01 9,07 10,00 10,00
Protein (%) 7,31 6,09 5,97 1,65
Lemak (%) 1,07 0,35 0,33 0,45
Abu (%) 1,90 1,56 2,00 1,50
Serat Kasar (%) 4,01 5,76 5,93 1,63
Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini