SUSUNAN KOMPOSISI RANSUM ITIK PETELUR

0

Unsurtani.com – Menyusun ransum ternak, seperti ternak unggas, selain diperlukan pengetahuan tentang bahan pakan, perlu diketahui juga informasi kebutuhan nutrisi ternak yang akan dibuatkan susunan ransumnya. Untuk itu diperlukan upaya untuk mencari informasi yang akurat dan valid, lebih diutamakan menggunakan hasil-hasil penelitian yang sudah dipublikasi.

Pengetahuan mengetahui faktor pembatas dalam bahan pakan dan fisiologis ternak harus menjadi dasar dalam pemilihan bahan pakan dan susunan ransum yang ideal. Pertimbangan ketersediaan bahan baku pakan yang mudah dijangkau, kontinuitas dan pertimbangan harga yang wajar juga menjadi bagian pengambilan keputusan susunan ransum.

Menyusun ransum ternak selain memerlukan pengetahuan dalam nutrisi ternak, juga memerlukan kepekaan untuk konsisten dalam mencapai tujuan optimasi. Terdapat beberapa metode perhitungan dalam menyusun formulasi pakan dari yang sederhana sampai yang lebih maju dengan menggunakan pemrograman optimasi. Untuk keperluan praktis kali ini penulis ingin menyampaikan hasil penyusunan ransum ternak itik dengan metode sederhana untuk menyusun ransum ternak itik di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Berdasarkan ketersediaan bahan pakan di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sambas, maka diperoleh susunan ransum itik petelur untuk fase starter (umur 0-8 minggu), fase grower (umur 9-20 minggu) dan fase bertelur/layer (lebih dari 20 minggu) adalah seperti disajikan pada tabel berikut ini:

Tabel 1. Susunan Komposisi Ransum Itik di Kabupaten Sambas

Nama Bahan Starter Grower Layer
%
Dedak padi 21,8 40 29,3
Menir 7,5 5 10
Jagung giling 20 17 22
Tepung sinkong 8 7,3 2
Tepung sagu 10 3 3
Bungkil kelapa 4 4 3
Tp. kepala udang 4 2 4
Tepung ikan 11 6 11
Tp. daun singkong 1 3 2
Tp. daun gamal 5 3 2
Tp. keong mas 3 3 3
Tepung kapur 0,5 3 5
Minyak goreng 3,5 3 3
Garam 0,2 0,2 0,2
Vit mineral premix 0,5 0,5 0,5
JUMLAH 100 100 100

 

Susunan komposisi ransum itik petelur untuk Kabupaten Sambas ini disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi itik petelur berdasarkan standar yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan data harga masing-masing bahan di Kalimantan Barat yang diperkirakan tidak berbeda jauh dengan Kabupaten Sambas, maka diperoleh harga masing-masing formulasi ransum ternak itik.

Untuk ransum itik starter didapatkan harga Rp. 3.885/kg ransum, untuk ransum itik grower didapatkan harga Rp. 3.253/kg ransum grower dan untuk ransum itik petelur/layer didapatkan harga Rp. 3.375/kg ransum layer.

Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kandungan nutrisi ransum yang diperoleh dari tabel komposisi ransum itik di Kabupaten Sambas adalah sebagai berikut:

Tabel 2. Kandungan Nutrisi Ransum Hasil Formulasi dengan Kebutuhan Nutrisi Itik Petelur

Energi Satuan Starter (0-8 mg) Grower (9-20 mg) Starter >20 mg
Keb. Kand. Keb. Kand. Keb. Kand.
Metabolis Kkal/kg 2800 2815,3 2600-2700 2608,6 2800 2815,3
Protein % 17-20 17,2514 15-18 14,9472 17-20 17,2514
Metionin % 0,37 0,37435 0,29 0,30573 0,37 0,37435
Lisin % 1,05 0,9953 0,74 0,75081 1,05 0,9953
Ca % 0,6-1,0 1,34035 0,6-1,0 1,87549 0,6-1,0 1,34035
P total % 0,6-1,0 0,7607 0,6-1,0 0,7531 0,6-1,0 0,7607

 

Jika dibandingkan komposisi ransum itik yang telah disusun berdasarkan formulasi dengan kebutuhan nutrisi ternak itik sesuai pertumbuhan fisiologisnya, maka dapat disimpulkan bahwa formulasi ransum yang disusun sudah memenuhi kebutuhan nutrisi ternak itik. Syarat yang harus dipenuhi adalah kualitas bahan pakan yang digunakan sesuai dengan standar penyediaan bahan pakan atau mengikuti standar bahan pakan sesuai standar nasional Indonesia.

Untuk mendapatkan komposisi bahan pakan sesuai dengan kondisi bahan segar, maka perlu dihitung konversi bahan kering menjadi berat bahan segar. Untuk keperluan tersebut telah dihitung konversi komposisi bahan kering menjadi bahan segar seperti yang diuraikan pada Tabel 3 dibawah ini.

Bahan Pakan Bahan
kering
(%)
Starter (kg) Grower (kg) Layer (kg)
Komp. Segar Komp. Segar Komp. Segar
Dedak padi 89,6 21,8 24,33 40 44,64 29,3 32,70
Menir 86 7,5 8,72 5 5,81 10 11,63
Jagung giling 89,1 20 22,45 17 19,08 22 24,69
Tp. singkong 85,2 8 9,39 7,3 8,57 2 2,35
Tp. sagu 85 10 11,76 3 3,53 3 3,53
Bungkil kelapa 87,9 4 4,55 4 4,55 3 3,41
Tp. kepala udang 86 4 4,65 2 2,33 4 4,65
Tp. ikan 89,7 11 12,26 6 6,69 11 12,26
Tp. daun singkong 26 1 3,85 3 11,54 2 7,69
Tp. daun gamal 27 5 18,52 3 11,11 2 7,41
Tp. keong mas 86 3 3,49 3 3,49 3 3,49
Tp. kapur 100 0,5 0,50 3 3,00 5 5,00
Minyak goreng 100 3,5 3,50 3 3,00 3 3,00
Garam 100 0,2 0,20 0,2 0,20 0,2 0,20
Vit mineral premix 100 0,5 0,50 0,5 0,50 0,5 0,50
JUMLAH 100 100 100

 

Catatan, perhitungan berat segar untuk tepung daun singkong dan gamal adalah pada kondisi segar, untuk yang lain sudah dikonversi pada bahan kering pada suhu ruang.

Tabel 4. Kebutuhan Nutrisi Pakan Itik Pedaging dan Petelur pada Berbagai Umur Pemeliharaan

Uraian Umur
(minggu)
Pakan
/ekor/hari
(gram)
Kebutuhan
protein
(%)
Energy
(Kkal/kg)
Kalsium
(%)
Phosfor
(%)
Anak itik
(masa starter)
petelur & pedaging
0-1 15 18 2900 0,65 – 1 0,63
1-2 41 18 2900 0,65 – 1 0,63
2-3 67 18 2900 0,65 – 1 0,63
3-4 93 18 2900 0,65 – 1 0,63
4-5 108 18 2900 0,65 – 1 0,63
5-6 115 18 2900 0,65 – 1 0,63
6-7 115 18 2900 0,65 – 1 0,63
7-8 120 18 2900 0,65 – 1 0,63
(Total) 4,27 kg/ekor/pemeliharaan (selama 2 bulan)
Itik dara
(masa grower)
8-9 130 22 2900 0,60 – 1 0,62
9-15 145 14 2900 0,60 – 1 0,60
15-20 150 14 2900 0,60 – 1 0,60
(Total) 12,25 kg/ekor/pemeliharaan periode grower (selama 3 bulan)
Dewasa >20 160-180 15-18 2700 2,75-3,05 0,60

 

Demikian informasi untuk menyusun ransum untuk ternak itik petelur, sehingga bermanfaat dan sukses ternak itiknya.

Simak juga :

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini