Daftar Pestisida Untuk Mengendalikan Hama WERENG HIJAU (Nephotettix sp.)

0

Unsurtani.com – Wereng hijau Nephotettix sp. merupakan salah satu hama penting tanaman padi terutama di beberapa negara yang terletak di Asia bagian selatan dan tenggara (Padmavathi et al., 2001). Wereng hijau menyerang padi secara langsung dengan cara mengisap cairan tanaman dan secara tidak langsung berperan sebagai penular (vector) virus tungro. Interaksi antara wereng hijau, virus tungro dan tanaman padi akan menimbulkan penyakit tungro yang merupakan penyakit terpenting pada padi yang disebabkan oleh virus.

Terdapat 5 jenis wereng hijau yang dapat menularkan virus tungro yaitu Nephotettix virescens, N. nigropictus, N. malayanus, N. parvus dan Recilia dorsalis (Dahal et al., 1990). N. virescens merupakan vektor terpenting karena efisiensi penularannya paling tinggi (Siwi & Zusuki, 1991) serta lebih awal membentuk koloni dan lebih cepat perkembangan populasinya (Chancellor et al., 1996). Efisiensi penularan virus tungro oleh wereng hijau di daerah endemis mencapai 81% sedangkan di daerah non endemis mencapai 52%. (Supriyadi et al., 2004).

Wereng hijau mempunyai kemampuan memencar yang tinggi, sehingga sangat efektif menyebarkan virus tungro meskipun kepadatan populasinya rendah terutama di daerah dengan pola tanam tidak serempak (Widiarta, 2005).

Berbagai usaha pengendalian telah dilakukan, diantaranya dengan penanaman varietas tahan, penerapan pengendalian secara biologi dengan pemanfaatan musuh alami, penggunaan insektisida (antifidan), serta penerapan kultur teknis dengan sistem tanam jajar legowo (Widiarta et al., 2003).

Penggunaan varietas tahan merupakan komponen yang paling efektif (Daradjat et al., 1999), ekonomis dan ramah lingkungan dalam strategi pengendalian wereng hijau dan virus tungro (Angeles & Khush, 2000). Namun demikian, tidak semua varietas tahan ditanam di semua daerah yang tergolong endemis karena beberapa varietas tahan bersifat spesifik lokasi, keterbatasan preferensi petani terhadap varietas tertentu serta di beberapa daerah masih sulit untuk dikembangkan varietas baru karena lebih memilih menanam varietas lokal dengan pertimbangan selera atau rasa.

Pertimbangan daya hasil yang tinggi juga menjadi alasan petani untuk menanam suatu varietas tanpa mempertimbangkan bahwa wilayah pengembangannya termasuk endemis (Rahayu, 2012).

Penggunaan insektisida sering tidak efektif karena penularan virus tungro oleh vektor berlangsung dalam jangka waktu yang pendek dan terjadi pergerakan vektor dari pertanaman sekitar secara terus-menerus (Praptana & Muliadi, 2013). Namun tidak ada salahnya penggunaan insektisida menjadi opsi terakhir.

Berikut ini daftar insektisida untuk mengendalikan hama Wereng hijau pada tanaman padi:

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini