Berapa Frekuensi dan Intensitas Sadapan Karet?

0

Unsurtani.com – Frekuensi sadapan merupakan selang waktu penyadapan dengan satuan waktu dalam hari (d), minggu (w), bulan (m), dan tahun (y). Satuan ini tergantung pada sistem penyadapannya. Bila penyadapan dilakukan terus-menerus setiap hari maka penyadapan tersebut ditandai dengan d/1. Sedangkan bila dilakukan dengan selang dua hari maka waktunya ditandai dengan d/2, demikian seterusnya.

Pada sadapan berkala atau secara periodik, lamanya penyadapan ditandai dengan bilangan yang dibagi, sedangkan lamanya putaran atau rotasi sampai kulit disadap kembali ditandai dengan bilangan pembagi. Sebagai contoh : 3 w/9 berarti disadap selama 3 minggu dalam waktu 9 minggu atau masa istirahatnya 6 minggu.

Pada sadapan yang berpindah tempat, kulit batang disadap pada dua bidang sadap yag berbeda dengan cara bergantian menurut selang waktu tertentu. Tanda dari sistem ini adalah perkalian dua faktor yang ditulis di antara tanda kurung.

Kedua faktor itu adalah jumlah bidang sadap yang terpakai dan nilai bagi dari lamanya penyadapan. Sedangkan angka pembaginya adalah lamanya rotasi sadapan.

Misalnya:

  1. d/2 (2 x 2 d/4) = Penyadapan dua bidang sadap secara bergantian dengan pohon yang disadap 2 hari sekali.
  2. d/3 (2 x 3 d/6) = Penyadapan dua bidang sadap secara bergantian dengan pohon yang disadap 3 hari sekali.
  3. d/2 (2 x y/2) = Penyadapan pada dua bidang sadap secara bergantian setiap tahun dengan pohon yang disadap 2 hari sekali.

Hasil perkalian angka-angka didalam tanda kurung selalu satu sehingga tidak akan mempengaruhi perhitungan intensitas sadapan yang dinyatakan dalam satuan persen. Intensitas ini ditentukan oleh panjang irisan dan frekuensi penyadapan.

Intensitas sadapan yang normal adalah 100% yang dinyatakan dengan tanda S/4, d/1, 100%. Tanda ini artinya penyadapan setiap hari pada 1/4 spiral pohon. Atau S/2, d/2, 100% yang artinya penyadapan setiap dua hari sekali pada 1/2 spiral.

Perhitungan intensitas sadapan dilakukan dengan mengalikan angka-angka pecahan pada rumus sadapan dengan 400%. Misalnya :

  1. S/2, d/2, 100% berasal dari 1/2 x 1/2 x 400% = 100%
  2. S/2, d/3, 67% berasal dari 1/2 x 1/3 x 400% = 67%
  3. 2S/2, d/3, 133% berasal dari 2 x 1/2 x 1/3 x 400% = 133%
  4. S/2, d/2, 9m/12, 75% berasal dari 1/2 x 1/2 x 9/12 x 400% = 75%
  5. S/4, d/2, (2 x 2d/4), 50% berasal dari 1/4 x 1/2 x 2/1 x 2/4 x 400% = 50%

Perlu diperhatikan bahwa intensitas sadap 400%, disebut intensitas sadapan berat atau sadapan mati. Pohon yang baru saja disadap biasanya intensitas sadapnya sebesar 67% dan baru bisa mencapai 100% pada tahun ketiga.

Simak juga :

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini