Berapa Kedalaman IRISAN SADAP Pohon Karet yang Baik?

0

Unsurtani.com –┬áTebal irisan berpengaruh pada banyaknya kulit yang dikonsumsi pada saat penyadapan, oleh karena itu, tebalnya irisan sangat berpengaruh pada jumlahnya berkas pembuluh lateks yang terpotong. Semakin dalam irisannya, semakin banyak berkas pembuluh lateks yang terpotong.

Ketebalan kulit hingga 7 mm dari lapisan kambium memiliki pembuluh lateks terbanyak. Oleh sebab itu, sebaiknya penyadapan dilakukan sedalam mungkin, tetapi jangan sampai menyentuh lapisan kambiumnya.

Kedalaman irisan yang dianjurkan adalah 1-1,5 mm dari lapisan kambium. Bagian ini harus disisakan untuk menutupi lapisan kambium. Jika dalam penyadapan lapisan kambium tersentuh, maka kulit pulihan akan rusak dan nantinya berpengaruh pada produksi lateks.

Penampang melintang batang karet

Pada sadapan berat atau sadapan mati (intensitas sadap 400%), kedalaman sadapan kurang dari 1 mm sisa kulit. Penyadapan yang terlalu dangkal menyebabkan berkurangnya berkas pembuluh lateks yang terpotong, terutama bagian dalam yang merupakan bagian yang paling banyak mengandung pembuluh lateks. Dengan berkurangnya pembuluh lateks yang teriris, maka jumlah lateks yang keluar semakin sedikit.

Untuk mengetahui apakah lapisan kambium sudah terlalu dekat, biasanya penyadap menggunakan sigmat atau jangka sorong. Ujung yang tajam dari alat ini ditusukkan pada sisa kulit batang.

Sigmat/Jangka sorong

Bila jarum sigmat telah masuk semuanya kedalam sisa kulit batang dan masih terasa lunak, maka kulit sisa yang menutupi kambium masih lebih dari 1,5 mm. Bila terasa keras, maka kulit sisanya sekitar 1,5 mm. Pengukuran kedalaman irisan sadap sangat besar pengaruhnya terhadap kelanjutan produksi dari pohon karet yang bersangkutan.

Simak juga:

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini