Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair BIO-URINE Sapi

0

Unsurtani.com – Di Provinsi Kalimantan Timur kebutuhan akan pupuk organik semakin meningkat seiring dengan semakin luasnya areal perkebunan kelapa sawit, karet dan tanaman perkebunan lainnya.

Penggunaan pupuk organik (kompos) dalam bentuk padat untuk diaplikasikan dilahan perkebunan membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, sehingga diperlukan teknologi pembuatan pupuk organik yang tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak untuk aplikasinya, tetapi kualitas produk pupuknya sama atau bahkan lebih tinggi kualitasnya daripada pupuk organik yang ada.

Dengan inovasi teknologi, limbah ternak sapi (fases dan urine) dapat diolah menjadi pupuk organik padat dan cair, sedangkan urine-nya dapat diolah menjadi biourine yang mudah aplikasinya di lapangan.

Cara Pembuatan Pupuk Organik Cair (Bio-Urine)

Salah satu upaya untuk meningkatkan kandungan-kandungan hara pada pupuk kandang, yang sekaligus mengatasi masalah bulky adalah dengan mengolahnya menjadi pupuk cair.

Berikut ini bahan-bahan yang perlu dipersiapkan untuk membuat biourine.

  • 1 (satu) plastik urine dengan kapasitas 150 liter
  • Gula merah 0,5 kg, larutkan dalam 1 liter air
  • Empon-empon temu lawak, temu ireng, jahe, kunyit, sereh dapur masing-masing 1 kg
  • EEffective Microorganism (EM4) sebagai starter fermenter 250 ml

Masukkan campuran empon-empon dalam ember ukuran 10 liter, lalu tambahkan EM4, dan air gula merah serta masukkan air yang jernih 10 liter, lalu aduk rata semua bahan.

Kemudian masukkan kedalam drum berisi urine sapi. Urine diaduk sampai rata selama 15 menit, kemudian drum plastik ditutup rapat. Lakukan pengadukan setiap hari selama 15 menit dan kemudian drum ditutup rapat kembali selama 15 hari.

Setelah 15 hari urine dipompa dengan menggunakan pompa yang biasa digunakan pada aquarium dan dilewatkan melalui talang plastik dengan panjang 2 m, yang dibuat seperti tangga selama 3 jam.

Tujuan proses ini adalah untuk penapisan atau menguapkan kandungan gas ammonia agar tidak berbahaya bagi tanaman yang akan dipupuk dengan biourine tersebut. Kemudian pupuk cair ini siap digunakan.

Aplikasi Biourine

Untuk aplikasi pupuk cair ini bisa digunakan dengan cara disiramkan dan atau disemprotkan pada tanaman. Berikut ini cara aplikasi bio-urine:

1. Untuk tanaman semusim dan rumput campur bio-urine + air dengan perbandingan 1:2

  • King Grass : pemakaian dengan disiramkan setiap setelah rumput diarit.
  • Jagung, ubi, singkong, cabai, dll: pemakaian dengan disiramkan dan disemprotkan pada tanaman 2 minggu sekali.

2. Untuk tanaman industri dengan asumsi tanamannya baru ditanam dengan ketinggian rata-rata 80 cm, campur biourine + air dengan perbandingan 1:1.

  • Sengon (albasia), Turi, Mahoni, Nangka, Ketapang, dll: pemakaian denganc ara disiram dan disemprotkan 2 minggu sekali.

Simak juga: Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan MOL

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini