Membuat Jamu Ternak Organik untuk Sapi, Kambing, dan Unggas

0

Unsurtani.com – Jamu ternak organik merupakan larutan yang terbuat dari bahan alami empon-empon. Beberapa jenis tanaman empon-empon yang dapat digunakan dalam pembuatan jamu ternak adalah kunyit, temulawak, temu ireng, lengkuas, jahe, dan kencur. Jamu ternak bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ternak, sehingga lebih tahan terhadap penyakit.

Kemampuan individu ternak untuk menolak penyakit yang biasa disebut agen noksius, tergantung pada kehidupan pada masa embrional, kehidupan setelah dilahirkan atau neonatal dan adanya zat penolak yang dibekalkan oleh induknya. Selain itu, status kesehatan ternak juga dipengaruhi oleh tersedianya pakan secara kualitatif dan kuantitatif, keadaan lingkungan, dan sifat faktor bawaan yang diturunkan.

Zat penolak penyakit atau antibodi pada ternak secara pasif sebenarnya merupakan faktor bawaan yang diperoleh dari induknya. Tetapi antibodi tersebut hanya dapat melindungi individu sampai umur kurang dari 1 bulan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan antibodi tubuh ternak. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan jamu ternak organik.

Bahan Pembuatan Jamu Ternak

  • Larutan jamu ternak 100%
  • Mikroba aktivator 1,25%
  • Empon-empon 5,625%
  • Bawang merah 0,625%
  • Bawang putih 0,625%
  • Daun sirih 0,625%
  • Garam 0,01%
  • Gula merah 12,5%

Peralatan : drum plastik, pengaduk, alat penumbuk, lakban, dll.

Cara Pembuatan :

Empon-empon dihaluskan dan gula merah dilarutkan dalam 10 liter air. Kemudian semua bahan dimasukkan kedalam drum dan ditambahkan air hingga mencapai kira-kira 2/3 bagian drum.

Volume larutan mengisi 2/3 bagian drum dan dibiarkan 1/3 bagian drum kosong, untuk menampung gas hasil fermentasi larutan. Drum ditutup rapat untuk menjaga kondisi tetap an-aerob.

Untuk selanjutnya, pada hari ke-1 sampai dengan hari ke-4, setiap pagi hari tutup dibuka untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi larutan jamu ternak, kemudian ditutup rapat kembali.

Selanjutnya dibiarkan selama kurang lebih 3 minggu dan tutup dibuka. Proses fermentasi selesai, ditandai dengan adanya lapisan putih seperti bedak terapung dibagian atas larutan.

Larutan jamu ternak yang sudah jadi siap untuk diberikan pada ternak atau dimasukkan dalam kemasan plastik 1 liter, ditutup rapat dan diberi label.

Pemberian Jamu Ternak

Jamu ternak dapat diberikan pada ternak besar, ternak kecil, dan unggas :

  1. Pada saat kondisi ternak sapi menurun, stress, atau nafsu makan menurun, jamu ternak diberikan 2 kali sehari, pagi dan sore, sebanyak 250 cc/ekor melalui mulut (oral) sampai ternak sapi pulih kondisinya.
  2. Pada saat kondisi sapi normal, jamu ternak cukup diberikan 3 kali seminggu sebanyak 250 cc/ekor setiap kali pemberian.
  3. Untuk kambing biasanya 100 cc/ekor untuk sekali pemberian.
  4. Sedangkan untuk unggas, biasanya dosisnya 10 cc/ekor untuk sekali pemberian.
Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini