Tingkatkan Produktivitas Padi dengan Sistem Tanam Jajar Legowo

0

Unsurtani.com – Salah satu komponen PTT adalah dengan penerapan sistem tanam dengan pengaturan jarak tanam yang dikenal dengan sistem tanam jajar legowo. Sistem tanam jajar legowo merupakan suatu upaya memanipulasi lokasi pertanaman sehingga jumlah tanaman pinggir menjadi lebih banyak dengan adanya barisan kosong.

Seperti diketahui bahwa tanaman padi yang berada dipinggir memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik dibanding tanaman padi yang berada di barisan tengah, sehingga memberikan hasil produksi dan kualitas gabah yang lebih tinggi tinggi.

Hal ini disebabkan karena tanaman yang berada dipinggir akan memperoleh intensitas sinar matahari yang lebih banyak (efek tanaman pinggir). Sistem tanam jajar legowo dapat meningkatkan produksi padi sawah dengan jalan menata populasi tanaman menjadi lebih tinggi 20 – 25% dibandingkan dengan sistem tanam biasa.

Adapun manfaat dan tujuan dari penerapan sistem tanam jajar legowo adalah sebagai berikut :

  • Menambah jumlah populasi tanaman padi sekitar 30%,
  • Mempermudah pelaksanaan pemeliharaan, pemupukan dan pengendalian hama penyakit tanaman yaitu dilakukan melalui barisan kosong/lorong.
  • Mengurangi kemungkinan serangan hama dan penyakit terutama hama tikus.
  • Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian tanam dalam barisan.
  • Dengan menerapkan sistem tanam jajar legowo akan menambah kemungkinan barisan tanaman untuk mengalami efek tanaman pinggir dengan memanfaatkan sinar matahari secara optimal bagi tanaman yang berada pada barisan pinggir.

Berdasarkan hasil penelitian Litbang Pertanian bahwa sistem tanam jajar legowo yang dianjurkan adalah sistem tanam legowo 2:1 dan legowo 4:1.

Jajar legowo (2:1) adalah cara tanam padi dimana setiap dua baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong yang memiliki jarak dua kali dari jarak tanaman antar baris, sedangkan jarak tanaman dalam barisan adalah setengah kali jarak tanam antar barisan. Dengan demikian jarak tanam pada sistem jajar legowo (2:1) adalah 20 cm (antar barisan) x 10 cm (barisan pinggir) x 40 cm (barisan kosong).

Jajar legowo (4:1) adalah cara tanam padi dimana setiap empat baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong yang memiliki jarak dua kali dari jarak tanaman antar barisan. Dengan sistem legowo seperti ini maka setiap baris tanaman ke-1 dan ke-4 akan termodifikasi menjadi tanaman pinggir yang diharapkan dapat diperoleh hasil tinggi dari adanya efek tanaman pinggir. Prinsip penambahan jumlah populasi tanaman dilakukan dengan cara menanam pada setiap barisan pinggir (baris ke-1 dan ke-4) dengan jarak tanam setengah dari jarak tanam antar barisan.

Prinsip dari sistem tanam jajar legowo adalah meningkatkan jumlah populasi tanaman dengan pengaturan jarak tanam. Adapun jumlah peningkatan populasi tanaman dengan penerapan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1 dibandingkan sistem tanam jajar biasa.

Untuk sistem tegel ukuran 25 x 25 cm = 160.000 tanaman/ha, sistem legowo 4:1 ukuran 20 x 10 x 40 cm = 300.000 tanaman/ha dan sistem legowo 2:1 ukuran 20 x 10 x 40 cm = 333.000 tanaman/ha.

Simak juga :

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini