Cara Membuat Silase Tongkol Jagung untuk Pakan Ternak Ruminansia

0

Apabila karbohidrat terlarut tidak cukup tersedia maka material tersebut tidak terfermentasi secara baik karena tidak cukup tersedia sumber karbohidrat untuk diubah menjadi asam laktat oleh bakteri lactobaccilus, akibatnya akan dihasilkan silase dengan kualitas yang rendah.

Beberapa sumber karbohidrat terlarut yang biasa dipakai dalam pembuatan silase di antaranya molasses, dedak padi ataupun pati. Tongkol jagung mempunyai kandungan dinding sel yang tinggi (>75%) sehingga kandungan isi selnya termasuk karbohidrat terlarutnya rendah sehingga dalam pembuatan silase perlu ditambahkan sumber karbohidrat.

Beberapa sumber karbohidrat terlarut yang pernah dicoba adalah: molasses, dedak padi, jagung giling halus dan onggok. Di antara sumber karbohidrat tersebut yang dapat memperbaiki kualitas silase tongkol jagung adalah dedak padi, molasses dan jagung giling.

Gambar 2. Proses pembuatan silase limbah tongkol jagung

Pembuatan Silase Tongkol Jagung

  1. Cara pengolahan tongkol dengan proses silase, caranya tongkol jagung digiling dicampur dengan sumber karbohidrat terlarut (dedak padi, molasses dan jagung giling) sebanyak 2% dari bahan kering.
  2. Kemudian dibasahi dengan air sehingga didapatkan kadar air ±60%, kemudian ditutup rapat dalam keadaan kedap udara disimpan selama 21 hari, setelah itu baru dibuka dan siap digunakan untuk pakan ternak.
  3. Silase yang bagus baunya agak asam manis karena adanya fermentasi oleh bakteri asam laktat yang mengubah karbohidrat dalam tongkol jagung menjadi asam laktat, pH harus asam biasanya di bawah pH 4.

Silase ini dapat disimpan lama asal disimpan dalam keadaan tertutup rapat. Silase biasanya sangat palatabel karena terbentuknya asam laktat, silase biasanya tidak meningkatkan kualitasnya tetapi merupakan cara pengawetan dan meningkatkan palatabilitas. Tongkol jagung palatabilitasnya rendah, sehingga dengan dibuat silase konsumsinya dapat meningkat.

Pengalaman sebelumnya domba yang diberi pakan dasar silase tongkol jagung (yang tidak diberi tambahan sumber karbohidrat terlarut) dan disuplementasi dengan konsentrat sebanyak 350 g/ekor/hari dapat memberikan kenaikan berat badan 60 g/ekor/hari. Sedangkan bila silasenya ditambahkan sumber karbohidrat terlarut (jagung giling atau molasses) kenaikan bobot badan hariannya domba meningkat menjadi 104 g/ekor/hari.

Simak juga :

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini