Panduan Lengkap Pembibitan dan Budidaya Kelapa

0

Unsurtani.com – Kelapa merupakan tanaman yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Tanaman kelapa diperlukan masyarakat utamanya sebagai kelapa butiran dan minyak goreng.

Di luar pulau Jawa, kelapa pada umumnya diolah menjadi kopra. Namun bagi masyarakat Jawa Timur kelapa sebagian besar digunakan sebagai kebutuhan rumah tangga, minuman penyegar, dan bagian lainnya dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan. Menyadari atas berbagai kegunaan kelapa di atas, maka peremajaan kelapa sangat diperlukan.

Tanaman kelapa umumnya mulai berbuah pada umur 4 tahun (kelapa genjah) atau 6 tahun (kelapa dalam). Waktu panen sepanjang tahun, tanpa mengenal musim. Pemanenan atau pemetikan dilaksanakan sesuai dengan peruntukan buahnya.

Apabila buah untuk dijadikan minyak atau kopra, buah kelapa dipetik pada buah yang telah tua yaitu telah berumur 12-15 bulan dihitung sejak terjadinya penyerbukan atau sejak bunga kelapa mekar.

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa

a. Iklim

Faktor iklim merupakan faktor penting dan harus dipertimbangkan pada areal pengembangan atau rencana perluasan karena tanaman kelapa akan berproduksi optimal apabila dipenuhi persyaratan optimal iklimnya. Persyaratan iklimnya adalah :

  • Tanaman kelapa menghendaki curah hujan rata-rata 1.200 – 2.500 mm/th, minimum 1.500 mm/th,
  • Lama penyinaran optimum 1.800 – 2.000 jam/th atau > 120 jam/bln,
  • Suhu udara optimum antara 25-32°C,
  • Kelembaban udara optimum adalah 80-90%, minimal 65%,
  • Tinggi tempat : 0 – 500 m dpl,

b. Tanah

  • Tanaman kelapa menghendaki tanah yang gembur (tekstur berpasir),
  • Tersedia unsur hara yang cukup, dengan aerasi dan drainase baik,
  • Kedalaman tanah minimal 80-100 cm,
  • Tanaman kelapa masih bisa hidup pada tanah yang agak asam,

Bahan Tanam

Pada saat ini telah dievaluasi 5 kultivar kelapa dalam lahan kering yang memiliki keunggulan produktivitas tinggi. Di samping masih ada beberapa kultivar yang belum dievaluasi dan yang sedang dievaluasi, sementara dikategorikan kelapa dalam unggul local. Kultivar yang telah dievaluasi adalah sebagai berikut :

Gambar 1. Jenis Kelapa Dalam Unggul Lokal

a. Dalam Mapanget

Asal Sulawesi Utara, mulai berbuah umur 5 tahun, bentuk buah bulat, ukuran buah sedang, warna kulit buah merah kecoklatan, produksi kopra 3,5 ton/ha/tahun.

b. Dalam Tenga

Asal Sulawesi Utara, mulai berbuah umur 5 tahun bentuk buah bulat, ukuran buah sedang, warna kulit buah hijau kecoklatan, produksi kopra 3,0 ton/ha/tahun.

c. Dalam Bali

Asal dari pulau Bali mulai berbuah umur 5 tahun, bentuk buah bulat, bentuk biji plat bottom, ukuran buah besar, warna kulit buah hijau kecoklatan, produksi kopra 3,0 ton/ha/tahun.

d. Dalam Palu

Asal Sulawesi Tengah mulai berbuah umur 5 tahun, bentuk buah bulat, ukuran buah besar, warna kulit buah hijau kecoklatan, produksi kopra 3,0 ton/ha/tahun.

e. Dalam Sawarna

Asal dari Jawa Barat, mulai berbuah umur 4 tahun, bentuk buah bulat, ukuran buah sedang, warna kulit buah hijau kecoklatan, produksi kopra 3,0 ton/ha/tahun.

f. Dalam Unggul Lokal

Apabila kesulitan mendapatkan diantara 5 jenis kelapa yang direkomendasikan oleh Balitka, terutama karena jauh maka dapat diambilkan benih kelapa dalam lokal dari Blok Penghasil Tinggi (BPT) yang telah diseleksi dan ditetapkan oleh Dinas Perkebunan/instansi terkait setempat.

Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini