Cara Sambung Pucuk Kelengkeng untuk Perbanyakan Bibit

0

Unsurtani.com – Benih tanaman kelengkeng yang baik untuk budidaya produksi adalah yang berasal dari perbanyakan vegetatif, yaitu sambung pucuk, cangkok, okulasi dan stek. Sedangkan perbanyakan secara generatif (biji) baik digunakan hanya sebagai batang bawah atau untuk keperluan pemuliaan varietas baru.

Diantara perbanyakan vegetatif tersebut, sambung pucuk dan okulasi mempunyai kelebihan perakaran yang lebih kuat dibanding cangkok atau stek karena batang bawahnya dari biji.

Perbanyakan vegetatif pada tanaman kelengkeng dengan sambung pucuk mempunyai tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingkan dengan okulasi. Jika dibandingkan dengan tanaman buah lain (contoh: jeruk dan mangga), sambung pucuk dan okulasi pada tanaman kelengkeng lebih sulit.

Hal itu dikarenakan tidak stabilnya keaktifan kambium. Meskipun sulit, jika sudah ahli akan menghasilkan tingkat keberhasilan yang tinggi pula. Adapun tahapan yang harus dilalui dalam perbanyakan secara grafting adalah sebagai berikut:

Persiapan Batang Bawah

Varietas yang digunakan untuk batang bawah adalah varietas yang mempunyai perakaran yang kuat dan pertumbuhan yang bagus. Buah kelengkeng yang musiman dan sentra di Indonesia belum luas mengakibatkan untuk mendapatkan biji tidak mudah dan mahal.

Permasalahan dalam perkecambahan biji adalah biji kelengkeng yang rekalsitran sehingga daya simpan biji sangat singkat, diperlukan perlakuan untuk memperpanjang masa simpan biji misalnya disimpan dengan pasir atau serbuk gergaji.

Gambar 1. Persemaian di bak (a) dan persemaian di polybag (b)

Persemaian biji kelengkeng dapat dilakukan di bak persemaian atau langsung di polybag. Persemaian di bak perlu ditransplanting kedalam polybag setelah berumur 2-3 bulan, sedangkan di polybag tidak. Biji ditanam pada kedalaman 1-2 cm dan seminggu kemudian biji akan berkecambah.

Biji yang sudah tumbuh dilakukan pemupukan ZA 2 gr/l dan NPK 2 gr/l secara berseling 2 minggu sekali. Benih siap disambung pada waktu ukuran diameter batang 0,8 – 1,5 cm.

Penyambungan

Benih batang bawah yang sudah siap disambung kemudian dilakukan penyambungan yang tahapannya adalah sebagai berikut:

Gambar 2. Proses perbanyakan kelengkeng dengan sambung pucuk
  • Pemilihan varietas untuk batang atas. Varietas yang dipilih adalah yang produktivitasnya tinggi dan bernilai jual tinggi.
  • Pemilihan entres. Entres diambil dari BF atau BPMT dengan ciri entres dengan daun dewasa (tidak muda dan tidak tua).
  • Pemotongan batang bawah dengan tinggi 10-15 cm dari polybag.
  • Penyayatan batang bawah membentik huruf V, usahakan penyayatan dilakukan sekali dan tidak diulang-ulang.
  • Entres batang atas dihilangkan daunnya. Ujung entres juga dipotong untuk meningkatkan keberhasilan sambung.
  • Pangkal entres disayat membentuk huruf V, usahakan penyayatan dilakukan sekali dan tidak diulang-ulang.
  • Entres dan batang bawah ditautkan dan diikat dengan tali plastik, dan lakukan penyungkupan dengan plastik pada batang atas.

Pemeliharaan

Tunas akan muncul setelah 2-3 minggu setelah penyambungan apabila sambungan berhasil. Setelah tunas muncul maka sungkup plastik dibuka dan kemudian dilakukan pemeliharaan secara rutin pemupukan dan penyiraman.

Pupuk yang diberikan adalah ZA 2 gr/l dan NPK 2 gr/l secara berseling 2 minggu sekali. Benih sudah siap dipindah tanam pada saat tinggi tanaman sudah mencapai 50 cm dengan jumlah daun minimal 4 helai daun majemuk.

Simak juga:

Loading...
REVIEW OVERVIEW
Sambung Pucuk Kelengkeng

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini